Olahraga

Atlet Terjun Payung Kaltim Menuju PON XX 2020, Berlatih di Lanud Sulaiman Bandung

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 1560 Kali
Atlet Terjun Payung Kaltim Menuju PON XX 2020, Berlatih di Lanud Sulaiman Bandung

Aksi atlet terjung payung Kaltim dalam sesi latihan baru-baru ini. (istimewa)

Rangkaian latihan terus dimatangkan jelang PON XX 2020 Papua. Termasuk dari cabor terjun payung Kaltim yang kian intens berlatih.

Ditulis Oleh: Giarti Ibnu Lestari
24 Januari 2020

kaltimkece.id Para atlet cabang olahraga terjun payung Kaltim tengah bersiap menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua. Rangkaian latihan digelar di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sulaiman, Jalan Hercules 2, Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Bandung, Jawa Barat.

Cabang Olahraga Terjun Payung berada di bawah naungan Federasi Aeromodelling Seluruh Indonesia (FASI). Cabang olahraga terjun payung Kaltim telah melaksanakan Pra-PON dikemas dalam Kejuaraan Nasional pada 18-27 September 2019 di Manado, Sulawesi Utara.

Pra-PON diikuti 210 penerjun dan official dari 21 provinsi di Indonesia. Bertujuan menjaring para atlet penerjun. Baik perorangan maupun tim yang nantinya berhak ikut PON XX 2020 Papua.

Pada Pra-PON cabor terjun payung, Kaltim mengirim 11 atlet terdiri dari delapan atlet putra dan tiga atlet putri. Mengikuti tiga nomor tanding yakni canopy formation (formasi kanopi) beregu putra, skydive formation (kerja sama di udara) beregu putra, dan akurisi (ketepatan mendarat) beregu putri.

Sebelas atlet terjun payung tersebut merupakan anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara (AU). Cabor terjun payung Kaltim berhasil meraih satu medali emas dari nomor canopy formation (formasi kanopi) atas nama Bernadus Setya, Agung, dan Wahid. Otomatis ketiganya lolos menuju PON XX 2020 di Papua.

Sedangkan untuk nomor tanding skydive formation putra, berada di peringkat empat. Dan nomor tanding akurisi beregu putri, lolos di peringkat tujuh.

Kapten Sus Deni Kusdinar, kepala Pengurus Daerah (Kapenda) Terjun Payung Kaltim, berharap delapan atlet di nomor skydive formation dan akurisi yang hanya lolos di peringkat, juga dapat diloloskan ke PON. Walau ia mengetahui hanya atlet di zona medali diberangkatkan ke PON. "Yang lolos peringkat semoga bisa diikutkan di PON agar bisa menyumbang medali," ucap Kapten Sus Deni Kusdinar.

Setelah mengikuti Pra-PON, beberapa waktu lalu atlet terjun payung Kaltim telah mengikuti training center (TC) yang diselenggarakan oleh TNI AU di Malang, Jawa Timur, untuk seluruh atlet terjun payung di Indonesia yang akan mengikuti PON XX 2020 Papua.

"Untuk PON, target kami adalah mempertahankan medali emas seperti yang berhasil di peroleh di Pra-PON lalu," tutup Kapten Sus Deni Kusdinar.  (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar