Olahraga

Besarnya Antusias Penonton Piala Presiden di Samarinda, Kerinduan yang Sudah Membuncah

person access_time 3 months ago remove_red_eyeDikunjungi 886 Kali
Besarnya Antusias Penonton Piala Presiden di Samarinda, Kerinduan yang Sudah Membuncah

Suasana Stadion Segiri, Samarinda, saat pertandingan Borneo FC vs Barito Putera FC, Rabu, 22 Juni 2022. (foto: giarti/kaltimkece.id)

Dari dua laga terakhir, Stadion Segiri selalu ramai penonton. Meski tak ada diskon tiket untuk suporter.

Ditulis Oleh: Giarti Ibnu Lestari
Kamis, 23 Juni 2022

kaltimkece.id Langit Samarinda mulai gelap ketika tabuh-tabuhan perkusi menggema di Stadion Segiri. Dari tribune penontonnya, nyanyian penyemangat Borneo FC bergemuruh tiada henti. Rabu sore, 22 Juni 2022, stadion berkapasitas 16.000 penonton itu hampir penuh diisi warga Samarinda.

Mereka tengah menyaksikan tim kesayangannya, Borneo FC, menjalani laga kedua di babak penyisihan Piala Presiden 2022. Pada sore itu, tim berjuluk Pesut Etam ini menghadapi Barito Putera FC dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kepada kaltimkece.id, Presiden Klub Borneo FC, Nabil Husien, mengatakan, besarnya antusiasme penonton tersebut membuktikan bahwa kerinduan masyarakat menyaksikan sepak bola sudah membuncah. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan PSSI yang memperbolehkan babak penyisihan Piala Presiden 2022 ditonton dari lapangan

Kebijakan tersebut dikeluarkan seiring melandainya kasus pandemi Covid-19. Sebelumnya, penonton sepak bola dibatasi, bahkan pertandingannya sempat ditiadakan untuk mencegah penularan Covid-19. “Sekarang, kerinduan mereka terjawab sudah. Semua merasakan kebahagiaan. Saya berharap, stadion terus penuh dan semoga kita juara musim ini,” kata Nabil Husien.

_____________________________________________________PARIWARA

Ada dua komunitas suporter fanatik Borneo FC, yaitu Pusamania dan Curva Sud Samarinda (CSS). Pusamania memberikan dukungan dari tribune timur sedangkan CSS dari tribune selatan. Nabil Husien mengatakan, pada tahun ini, manajemen Borneo FC tidak memberikan diskon tiket khusus untuk suporter. Hanya saja, sebagai apresiasi, manajemen memberikan cashback kepada suporter yang membeli tiket.

“Setiap tiket yang dijual ke mereka akan kami kalikan Rp 5 ribu. Uangnya nanti untuk menambah kas mereka sehingga dapat membantu setiap pergerakan dalam mendukung Borneo FC,” jelasnya.

Ditemui secara terpisah, Ketua Pusamania, Lasihadu, juga mengatakan, digelarnya babak penyisihan Piala Presiden 2022 di Samarinda menjadi angin segar buat warga kota. Dua tahun belakangan, kata dia, Pusamania hanya bisa menyaksikan Bornoe FC melalui layar kaca. Oleh karena itu, ketika masyarakat dibolehkan menonton dari stadion, atmosfer di Stadion Segiri sangat besar.

“Insya Allah, Pusamania tidak akan membiarkan penggawa Borneo FC berjuang sendiri. Demi lambang pesut di dada dan demi Kota Samarinda, Pusamania akan siap ‘menyalakan’ Stadion Segiri,” ucapnya.

Lasihadu menyerukan, semua warga datang ke stadion untuk memberikan dukungan dalam setiap laga Borneo FC. Pusamania dipastikan memberikan kejutan istimewa melalui kreativitas koreo Pusamania dari bangku penonton.

“Tentu, kita semua sangat merindukan euforia stadion seperti dulu. Ini menjadi tanggung jawab saya sebagai ketua, tidak gampang tapi saya yakin dalam satu tahun ke depan, Stadion Segiri akan kembali bergemuruh seperti dulu lagi,” katanya.

Antsuias besar juga terasa ketika Borneo FC melawan Madura United dalam laga pertama babak penyisihan Piala Presiden pada 14 Juni 2022. Hari itu, Stadion Segiri juga disesaki penonton.

Hasil Pertandingan

Pertandingan Borneo FC melawan Barito Putera FC sebenarnya berjalan alot. Jual beli serangan disajikan kedua tim. Beberapa peluang emas bahkan tercipta. Akan tetapi, hingga peluit panjang ditiup wasit, papan skor tidak berubah. Pertandingan berakhir imbang 0-0.

“Hasil agak sedikit mengecewakan karena kami mempunyai harapan yang tinggi untuk memenangkan pertandingan ini. Di babak pertama, kami banyak melakukan kesalahan. Kami belum terorganisir membuat gol,” keluh pelatih Borneo FC, Milomir Seslija, usai pertandingan. Sebagai evaluasinya, ia memastikan, timnya akan lebih giat berlatih agar bisa memaksimalkan tiga laga yang terisa di Grup B.

Sementara itu, pelatih Barito Putera FC, Dejan Antonic, menyatakan puas dari hasil pertandingan ini. Ia mengatakan, anak-anak asuhannya bermain dengan taktik bagus dan semangat besar sehingga berhasil mencuri satu poin di Stadion Segiri. “Semoga lolos ke putaran dua. Terima kasih kepada Borneo FC dan semua yang datang hari ini,” ucapnya.

_____________________________________________________INFOGRAFIK

Di antara ribuan penonton yang hadir, ada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, turut menyaksikan pertandingan Borneo FC dan Barito Putera FC. Ia ditemani Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto; Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita; Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno; dan Ketua Asosiasi Provinsi (Aspov) PSSI Kaltim, Said Amin.

“Alhamdulillah, bisa menyaksikan pertandingan yang cukup baik. Lapangan stadionnya dan rumputnya sangat bagus sekali. Terima kasih Pak Said Amin,” kata Iwan Bule, panggilan Mochamad Iriawan.

Beberapa jam sebelum pertandingan, Iwan Bule dan koleganya menghadiri Kongres PSSI Kaltim di Hotel Bumi Senyiur Samarinda. Kongres tersebut menetapkan Said Amin sebagai Ketua Asprov Kaltim periode 2022-2026. Ia terpilih secara aklamasi. Kepada kaltimkece.id, Said Amin memastikan akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. (*)

Editor: Surya Aditya

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar