kaltimkece.id Suara penonton makin riuh ketika peluit yang membuka laga antara Borneo FC melawan Persija Jakarta ditiup wasit. Sejumlah suporter berseragam oranye meneriakkan slogan untuk mendukung tim asal Samarinda yang berstatus sebagai tuan rumah. Bermain jauh dari markas mereka, Borneo FC tetap mendapat dukungan yang kentara.
Selasa malam, 6 Februari 2024, laga pekan ke-24 Liga 1 musim 2023/2024 itu berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan. Dalam laga yang disaksikan 11.833 orang tersebut, Borneo FC membungkam tim tamu dengan skor 3-1.
Andreas adalah seorang penonton dari Balikpapan yang menyaksikan laga tersebut. Ia bilang, pertandingan ini merupakan Derbi Oranye atau pertandingan yang mempertemukan kedua kesebelasan yang sama-sama berseragam oranye. Dia menyebut bahwa laga itu sudah lama ditunggu-tunggunya.
"Pertandingannya berjalan sangat menarik. Ditambah lagi, stadionnya bagus jadi mampu menarik perhatian banyak orang," ujarnya kepada kaltimkece.id.

Andreas malam itu mendukung Borneo FC. Mahasiswa berusia 23 tahun tersebut menilai bahwa Borneo FC tak hanya menjadi kebanggaan Samarinda. Tim berjuluk Pesut Etam itu menjadi kebanggaan masyarakat Kaltim karena satu-satunya wakil Kaltim yang berlaga di Liga 1.
"Tentu saja, saya juga berharap Borneo FC bisa juara dan tampil di AFC," ucapnya.
Menanggapi tingginya antusiasme penonton, manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menyampaikan apresiasi atas semangat dan dukungan tersebut. Atmosfer Samarinda dan Balikpapan pada laga itu menjadi satu. Antusias tentu menjadi sesuatu yang positif.
"Dan tentu juga saya berpikir apakah hanya melawan Persija FC saja seperti itu ataukah kontinu," katanya.

Mengenai jumlah penonton, Dandri mengatakan bahwa Borneo FC selalu bersemangat ketika bermain di manapun. Semangat itu akan berlipat-lipat ketika berlaga di rumah sendiri.
"Ini merupakan sebuah hal yang saya pikir baik. Kami harus pertahankan dan tingkatkan," tuturnya.
Dandri menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter apabila masih terdapat kekurangan dari penyelenggaraan. Ia mengatakan, akan mengevaluasi menjelang pertandingan melawan Bhayangkara FC pada 26 Februari 2024 mendatang.
"Kami berusaha agar semuanya lebih rapi lagi dan nyaman," sambungnya.

Dandri berharap para suporter baik dari Samarinda maupun Balikpapan selalu menemani Borneo FC sampai meraih cita-cita dan impian. Ia berpesan agar laga melawan Bhayangkara FC nanti, para suporter berhati-hati saat perjalanan menuju Balikpapan. Pada laga melawan Persija pada Selasa lalu, ia mendapat kabar bahwa masih ada suporter yang menggunakan sepeda motor ke Balikpapan.
"Ini yang saya khawatirkan karena saya tidak siap menerima kabar yang aneh-aneh," ujarnya.
Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, tak menyangka tingginya antusiasme suporter ketika laga Borneo melawan Persija. Dia mengatakan bahwa banyak suporter dari Samarinda dan Balikpapan yang memberi dukungan dan semangat pada pertandingan itu.
"Atmosfer di sini sangat bagus sekali. Saya sangat menikmati dan saya rasa semua pemain pun demikian," tuturnya. (*)