Peristiwa

Perjuangan Dramatis Ibu di Samboja Menyelamatkan Anak-Anaknya dari Api yang Membakar Rumahnya

person access_time 6 months ago remove_red_eyeDikunjungi 910 Kali
Perjuangan Dramatis Ibu di Samboja Menyelamatkan Anak-Anaknya dari Api yang Membakar Rumahnya

Lokasi kebakaran di Samboja, Kutai Kartanegara, dipasangi garis polisi. (foto: aldi budiaris/kaltimkece.id)

Sang ibu nekat menerobos kobaran api. Salah seorang putrinya yang berusia 6 tahun tak berhasil diselamatkan. Anaknya yang lain selamat setelah jatuh ke pelukan.

Ditulis Oleh: Aldi Budiaris
Kamis, 10 Februari 2022

kaltimkece.id Masih dini hari ketika Rita Arisandi terbangun dari tidur. Dari warungnya di RT 4 Kelurahan Handil, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, perempuan 40 tahun itu jalan kaki ke rumahnya. Rumah tersebut berada persis di belakang warung, hanya beberapa meter. Rita hendak buang air kecil.

Rabu, 9 Februari 2022, pukul 02.30 Wita, Rita terperanjat ketika membuka pintu belakang warungnya. Ia menyaksikan api membara di lantai dasar rumahnya. Rita tersentak ketika dua anaknya yang tengah tidur di kamar lantai dua muncul di benaknya. Beberapa adik Rita juga ada di rumah itu. Tanpa ancang-ancang, ia terobos kobaran api yang mulai membesar.

Di dalam rumah, Rita melihat buah hatinya tertimpa reruntuhan bangunan. Tubuh Amalia Putri, salah satu anak Rita, berhasil digapainya. Sekuat tenaga, Rita menarik tubuh bocah 6 tahun itu di tengah-tengah kobaran api. Lacur, api sudah terlalu berbahaya bagi keselamatan Rita. Ia pun ke luar rumah dengan tangan kosong. Sejurus itu, api membakar tangga menuju lantai dua rumahnya.

Sudah saya tarik anak saya tiga kali tapi tidak bisa. Apinya keburu besar,” kenang Rita dengan mata berkaca-kaca kepada kaltimkece.id, Kamis, 10 Februari 2022.

_____________________________________________________PARIWARA

Rita menolak menyerah. Dari luar rumah, ia berteriak-teriak memanggil buah hatinya. Jeritan tersebut didengar anak kedua Rita yang tak lain adik dari Amalia. Dari lantai dua, bocah berusia sekitar 3 tahun itu loncat setinggi 3,5 meter. Dari bawah, Rita sudah bersiap dengan menadahkan kedua tangannya. Sang anak berhasil selamat setelah jatuh ke dekapan ibunya.

“Adik-adik saya juga selamat setelah loncat dari lantai dua,” tutur Rita. Nahas bagi Amalia. Ia tak berhasil diselamatkan dari peristiwa itu.

Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran berdatangan dan segera bergabung dengan warga memadamkan api. Tepat pukul 06.00 Wita, api berhasil dipadamkan. Total, lima rumah yang rata-rata berbahan kayu milik lima kepala keluarga ludes terbakar.

Rita bilang, saat kebakaran, Amalia sempat menghubungi ayahnya, Hernadi, 40 tahun, melalui panggilan video. Saat itu, Hernadi sedang bekerja di Balikpapan. “Suami bilang ke saya, Amelia meminta tolong, ucap Rita yang tak lagi kuasa menahan air mata.

_____________________________________________________INFOGRAFIK

Kepala Kepolisian Sektor Samboja, Ajun Komisaris Polisi Adyama Baruna Pratama, menyebut, kebakaran ini diawali dari meledaknya sebuah sepeda motor di dalam rumah. Apinya kemudian menjalar ke seisi rumah hingga merembet ke bangunan lainnya.

“Belum diketahui penyebab meledaknya kendaraan tersebut. Kami masih menyelidiki,” jelas AKP Baruna Pratama. Ia menambahkan, jenazah Amalia ditemukan di antara puing-puing bangunan. Oleh pihak keluarga, bocah malang itu dikebumikan di Samboja. (*)

Editor: Surya Aditya

shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar