Pariwara DPRD Kukar

Angka Stunting Tinggi, Komisi IV Bakal Gaet Puskesmas

person access_time 11 months ago remove_red_eyeDikunjungi 965 Kali
Angka Stunting Tinggi, Komisi IV Bakal Gaet Puskesmas

Stunting menjadi ancaman serius bila tidak ditangani. Pertumbuhan anak tak sesuai tinggi badan ideal akan terus bertambah bila tak dilakukan penanganan.

Anak tumbuh pendek menjadi perhatian komisi IV DPRD Kukar. Berbagai strategi sedang digodok komisi tersebut.

Ditulis Oleh: Fitri Komariah
15 Oktober 2019

kaltimkece.id Menempati urutan tertinggi soal jumlah anak stunting atau bertubuh pendek, DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) melalui komisi IV menaruh perhatian serius. Berdasar data yang dicatat Dinas Kesehatan Kukar, tercatat 2.840 anak menderita stunting. Baik anak umur di bawah lima tahun (Balita) maupun anak berusia bawah dua tahun (Baduta).

Ketua Komisi IV DPRD Kukar Baharuddin menuturkan, menaruh perhatian yang serius perihal stunting di Kukar. Stunting yang dialami anak-anak menurutnya akan berdampak pada generasi yang akan datang. "Ini permasalahan yang serius. Komisi IV nantinya akan mengawasi secara intensif stunting di Kukar," ungkapnya. 

Sosialisasi dan penyuluhan tentang kesehatan disebut oleh politisi PDIP tersebut, sebagai suatu bentuk awal dalam penanganan stunting. Pentingnya sosialisasi akan mengedukasi masyarakat mengenai gizi yang baik untuk anak-anak. "Hal itu diharap meminimalisasi potensi bertambahnya angka stunting di Kukar," terangnya.  

Baharuddin meneruskan, imbauan dan sosialisasi tersebut hanya langkah awal. Akan diikuti langkah-langkah selanjutnya. "Karena hanya sosialisasi imbauan saja tidak cukup," terangnya. Menurutnya, yang sekarang dibutuhkan adalah langkah konkret untuk atasi stunting. Komisi IV dalam hal ini akan menggaet puskesmas yang ada di Kukar. Dia melihat, puskesmas adalah adalah sektor penyelenggaraan kesehatan paling dasar. "Melalui Puskesmas juga kami bisa mendekati masyarakat," ujarnya.

Selain fungsi penyuluhan, puskesmas juga bertugas memetakan kesehatan anak tempat pusat kesehatan itu berada. Serta dengan demikian faktor anak stunting di Kukar bisa diketahui. "Dalam hal ini, Komisi IV akan mengawasi langsung puskesmas-puskesmas di Kukar," tutupnya. (*)



folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar