Pariwara DPRD Kukar

Eksekutif dan Legislatif Kukar Upacara Hari Pahlawan di Muara Kaman

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 1128 Kali
Eksekutif dan Legislatif Kukar Upacara Hari Pahlawan di Muara Kaman

Prosesi tabur bunga di makam pahlawan nasional asal Kukar, Muso Salim. (istimewa)

Peringatan Hari Pahlawan di Kukar agak berbeda. Bila tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan di Tenggarong, tahun ini peringatan dilaksanakan di Muara Kaman.

Ditulis Oleh: Sapri Maulana
12 November 2019

 

kaltimkece.id Pemerintah Kabupaten dan DPRD Kukar menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Sepak Bola Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, pada Minggu, 10 November 2019. Bupati Edi Damansyah bertugas sebagai inspektur upacara.

Turut hadir di panggung kehormatan ialah Ketua DPRD Abdul Rasid, Forkopimda, Sekretaris Kabupaten Kukar Sunggono, anggota DPRD Kukar, Sekretaris DPRD Kukar Ridha Dharmawan, Kepala OPD, Camat Muara Kaman, keluarga besar pejuang nasional Muso Bin Salim, jajaran Kesultanan Kutai Kartanegara, tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa. dan para pelajar.

"Baru kali ini dilaksanakan upacara khususnya peringatan Hari Pahlawan tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara  di Kecamatan Muara Kaman," ujarnya. Edi melanjutkan, ini salah satu bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap salah seorang putra terbaik Kecamatan Muara Kaman. Tak hanya salah seorang putra terbaik, tokoh tersebut juga menjadi salah seorang pahlawan nasional. Yakni Muso bin Salim atau yang biasa dikenal Muso Salim.

Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid juga bangga bisa menjadi saksi menghadiri upacara di Muara Kaman asal Muso Salim. Agenda tersebut ia nilai sebagai salah satu apresiasi terhadap pahlawan nasional. "Banyak pengharggan yang di peroleh Muso Salim, tanda jasa yang sudah diberikan pada beliau, tentunya ini membuktikan bahwa perjuangan beliau memperjuangkan kemerdekaan ini sangat-sangat luar bisa, dan ini sangat membanggakan kita dan masyarakat Kukar,” kata Abdul Rasid.

Rasid melanjutkan, Muso Salim tak hanya berjuang di Kaltim saja. Bahkan juga ikut terlibat peperangan di Jawa. "Semoga perjuangan beliau semasa hidup bisa mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT," ucap Rasid.

Usai upacara pengibaran bendera, acara diilanjutkan pembacaan puisi, tarian kolosal, dan drama kilas balik sejarah perjuangan Muso Salim. Serta penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Universitas Kutai Kartanegara dan Pemerintah Kecamatan Muara Kaman dan dilanjutkan ziarah ke makam Muso Salim. (*)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar