Pariwara DPRD Kukar

Ketua DPRD Kukar Fasilitasi Warga Berlatih Membuat Furniture

person access_time 2 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 172 Kali
Ketua DPRD Kukar Fasilitasi Warga Berlatih Membuat Furniture

Sejumlah warga Kukar mengikuti pelatihan membuat furniture di workshop PT Idea Borneo di Tenggarong.

Pelatihan ini bertujuan mengembangkan keterampilan warga dalam membuat barang bernilai ekonomi.

Ditulis Oleh: Aldi Budiaris
Rabu, 23 November 2022

kaltimkece.id Sebanyak 40 warga Kutai Kartanegara mengikuti pelatihan membuat furniture dari kayu di workshop PT Idea Borneo di Tenggarong pada Senin, 21 November 2022. Pelatihan ini difasilitasi oleh Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kukar.

Kepada kaltimkece.id, Rasid menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan yang keempat kalinya diadakan pada tahun ini. Total peserta keempat pelatihan mencapai 185 orang. Semua pelatihan berfokus terhadap pembuatan perabotan rumah tangga dari kayu.

“Pelatihan ini kami buat juga untuk memanfaatkan kekayaan sumber daya alam kita berupa kayu. Kami manfaatkan sisa-sisa kayu di Kukar untuk membuat produk yang bernilai ekonomi,” jelas Rasid.

Politikus Partai Golongan Karya itu menyebutkan, para peserta pada Senin itu berasal dari lima kecamatan di Kukar. Kelimanya yakni Tenggarong, Loa Kulu, Sebulu, Muara Kaman, dan Muara Muntai.

Adapun tujuan pelatihan, terang Rasid, agar para peserta memiliki keterampilan membuat barang bernilai ekonomi dari kayu. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi modal untuk mereka berwirausaha. Apalagi, PT Idea Borneo dan Perusahaan Daerah Tunggang Parangan yang menjadi pembina pelatihan, disebut bersedia mendistribusikan produk buatan para peserta. Dengan catatan, peserta menghasilkan produk berkualitas.

“Ini terobosan baru. Kami berharap, setelah pelatihan ini, para peserta bisa memanfaatkan peluang seperti memenuhi kebutuhan meja dan kursi di sekolah dan kantor,” ujar Rasid.

Ia juga berharap, pelatihan ini dapat menciptakan komunitas-komunitas perkayuan baru di Kukar. Agar pelatihan ini dapat berkesinambungan, Rasid meminta, perusahaan swasta di Kukar turut mendukung pelatihan tersebut melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. “Semoga, pelatihan ini dapat dilanjutkan perusahaan agar teman-teman di kecamatan memiliki kesempatan mengembangkan usaha,” imbuhnya. (*)

shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar