Pariwara DPRD Kukar

Komisi II Fokus Bahas PDAM

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 1078 Kali
Komisi II Fokus Bahas PDAM

Ketua Komisi II DPRD Kukar Rendi Solihin. (Fachrizal Muliawan/kaltimkece.id)

Sebagai komisi yang membidangi ekonomi dan keuangan, Komisi II DPRD Kukar sedang memetakan permasalahan perusda-perusda di Kukar. Untuk saat ini fokus komisi II adalah PDAM.

Ditulis Oleh: Fachrizal Muliawan
11 November 2019

kaltimkece.id Setiap komisi di DPRD Kutai Kartanegara atau Kukar memiliki berbagai program kerja yang direncanakan. Begitu juga dengan komisi II di lembaga legislatif di Kukar tersebut. Komisi yang membidangi ekonomi dan keuangan tersebut kini fokus membenahi perusahaan daerah alias perusda yang berada di kabupaten kaya sumber daya alam tersebut. 

Ketua Komisi II DPRD Kukar Rendi Solihin menuturkan, saat ini mereka sedang fokus dalam pembenahan terhadap PDAM Tirta Mahakam. Ya, perusda yang bergerak dalam penyediaan air bersih tersebut. Menurut Rendi, PDAM di beberapa kabupaten/kota di Kaltim cukup berhasil. Terutama dalam menyumbang pendapatan asli daerah. Maka dari itu, komisi II menyambangi PDAM Balikpapan. Rendi menyebut, saat PDAM di Tenggarong memiliki potensi menyumbang PAD yang lumayan tinggi. 

Politikus Golkar itu menjelaskan, PDAM di Balikpapan bisa dijadikan contoh dalam hal pelayanan dan manajemen. "Kendalanya memang berada di pelayanan dan manajemen," ujarnya. Hal tersebut yang kini menjadi rencana jangka pendek komisi II. 

Untuk komisi II, rencana jangka pendek dianggap perlu agar mereka bisa dalam menangani masalah-masalah di Kukar. Disinggung soal perusda lain di Kukar, Rendi menuturkan, saat ini komisi II masih fokus menangani PDAM. "Kami sengaja fokus terhadap satu permasalahan dulu, setelah yang satu ini tuntas baru menangani perusda lain," ujarnya. Menurut dia, fokus sangat diperlukan. 

Pasalnya, apabila menangani beberapa masalah dalam satu waktu dikhawatirkan malah tidak tuntas. Karena satu pembahasan memiliki permasalahan berbeda-beda. Soal perusda mana yang selanjutnya akan ditangani, politikus dengan perolehan 8.850 suara itu belum ada rencana. Namun, dalam waktu dekat sudah ada pertemuan untuk membahasnya. "Kami akan memetakan, perusda mana yang urgent untuk ditangani," kuncinya. (*)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar