Pariwara DPRD Kukar

KPU dan DPRD Ajak Masyarakat Berpartisipas dalam Pilkada Kukar 2020

person access_time 9 months ago remove_red_eyeDikunjungi 2255 Kali
KPU dan DPRD Ajak Masyarakat Berpartisipas dalam Pilkada Kukar 2020

Prosesi penerbangan lampion dalam launching Pilkada Kukar 2020 oleh KPU Kukar. (Fachrizal Muliawan/kaltimkece.id)

KPU Kukar telah meluncurkan event Pilkada Kukar 2020. Lembaga negara yang menyelenggarakan pemilihan umum berharap seluruh elemen masyarakat turut serta dalam kenduri demokrasi tersebut. Partisipasi tak hanya soal hak pilih. Juga menjaga kondusitivitas.

Ditulis Oleh: Fachrizal Muliawan
10 Desember 2019

kaltimkece.id Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kukar baru akan dilaksanakan pada 23 September 2020 mendatang. Namun, seremonial peluncuran event kenduri demokrasi telah dilaksanakan pada Sabtu malam, 7 Desember 2019. 

Berlokasi di halaman Kompleks Kantor Bupati Kukar, peluncuran sekaligus perkenalan terhadap tahapan-tahapan Pilkada Kukar 2020 itu berlangsung meriah. Diisi berbagai hiburan, masyarakat Kukar, khususnya Tenggarong memadati lapangan lokasi acara dilaksanakan. 

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kutai Kartanegara, Erlyando Saputra mengajak masyarakat Kukar turut berpartisipasi dalam pemilihan pemimpin Kukar tersebut. Juga mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas. Menurut pria yang akrab disapa Nando itu, pilkada adalah ruang demokrasi sekaligus wahana pembelajaran politik. Maka sebaiknya setiap elemen masyarakat mesti turut serta. "Jadilah pemilih cerdas, caranya tolak politik uang, dan jangan mau termakan berita bohong alias hoax," tuturnya. Tak hanya masyarakat, dia mengimbau kepada siapa pun, baik partai politik maupun kandidat yang akan berlaga dalam kontestasi tersebut mesti berpolitik yang santun dan elegan. "Jangan sampai menghalalkan segala cara," tuturnya. 

Nando meneruskan, sifat menghalalkan segala cara malah akan membuat rusak stabilitas. Maka dari itu, kepada parpol, kandidat, maupun pendukung, Nando berharap bisa menerima apa pun hasil pilkada. Bila menemukan ada pelanggaran, ada jalur untuk mengadu. 

Selain diisi hiburan, pada rangkaian launching juga di gelar prosesi upacara adat Kutai tempong tawar, hal ini  dimaksudkan untuk menolak bala bencana dan menjadikan pilkada Kukar aman, damai dan tentram. Juga diluncurkan maskot Pilkada Kukar 2020. Maskot merupakan personifikasi dari lembuswana, hewan mitologi Kutai.

 

Di antara undangan yang hadir, ada Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid. Dia mengatakan dengan acara launching tersebut menandakan mulai ditabuhnya genderang pesta demokrasi. Sama seperti Nando, Rasid berharap pilkada pada 2020 mendatang harus berjalan damai. "Tak lupa pula saya ingatkan, masyarakat mesti turut serta," ujarnya. 

Pasalnya, pilkada menjadi penentuan nasib Kukar ke depan. "Karena ini adalah ajang pilih pemimpin oleh rakyat," ujarnya. Dia berharap, siapa pun yang terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Kukar bisa membangun daerah kaya sumber daya alam tersebut.

Disinggung soal penganggaran Pilkada Kukar 2020, Rasid menyebut, DPRD Kukar telah membahasnya. KPU dan Bawaslu Kukar juga telah melakukan komunikasi terkait kebutuhan anggaran kenduri demokrasi. "Dan sudah kami penuhi, jadi aman," ujarnya. Oleh karena itu, Rasid berpesan kepada KPU Kukar agar bisa mengajak masyarakat berpastisipasi. (*)



folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar