Pariwara DPRD Kukar

Listrik PLN Masuk Desa Tanjung Batuq Harapan setelah Dikawal DPRD Kukar

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 94 Kali
Listrik PLN Masuk Desa Tanjung Batuq Harapan setelah Dikawal DPRD Kukar

Jaringan listrik untuk Desa Tanjung Batuq Harapan sedang dibangun.

Selama 52 tahun, desa ini menantikan listrik 24 jam. Penantian tersebut segera terkabul.

Ditulis Oleh: Aldi Budiaris
Jum'at, 23 September 2022

kaltimkece.id Desa Tanjung Batuq Harapan di Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, didirikan pada 1970 silam. Itu berarti, usia desa ini telah lebih setengah abad. Selama itu, warga Desa Tanjung Batuq Harapan dilaporkan tak pernah menikmati listrik dari PLN.

“Sejak Desa Tanjung Batuq Harapan didirikan, warga desanya belum menikmati listrik negara,” beber Ketua Komisi ll DPRD Kukar, Sopan Sopian, kepada kaltimkece.id, Selasa, 20 September 2022.

Selama ini, sambung dia, warga Desa Tanjung Batuq Harapan memanfaatkan genset untuk mendapatkan setrum. Akan tetapi, mesin bertenaga diesel itu hanya mampu beroperasi selama 13 jam, dari pukul 18.00 sampai 06.00 Wita.

Keinginan warga Desa Tanjung Batuq Harapan menikmati listrik selama 24 jam tampaknya segera terkabul. Sopan Sopian mengabarkan, pembangunan jaringan listrik ke Desa Tanjung Batuq Harapan sebentar lagi selesai. Pembangunan tersebut merupakan usulan sejumlah warga desa yang disampaikan kepada PLN dalam musyawarah pembangunan desa pada 2021. Merespons usulan tersebut, PLN membangun jaringan listrik sepanjang 2 kilometer masuk Desa Tanjung Batuq Harapan pada Agustus 2022. Ditarget kelar pada Oktober 2022, jaringan ini diperkirakan mampu menerangi 135 rumah.

Terealisasinya pembangunan jaringan tersebut tidak terlepas dari peran DPRD Kukar. Sopan Sopian mengatakan, pihaknya mengawal ketat progres usulan warga Desa Tanjung Batuq Harapan. Wakil rakyat tiada henti berkoordinasi kepada PLN Rayon Kaltim untuk memastikan usulan tersebut lekas direalisasikan. “Kami menginginkan, Desa Tanjung Batuq Harapan diutamakan mendapat listrik dari PLN,” ucapnya.

Desa Tanjung Batuq Harapan rupanya tak sendirian yang belum mendapatkan listrik PLN. Sopan Sopian membeberlam, masih ada desa di Kukar yang belum dialiri listrik 24 jam. Desa Lamin Telihan di Kecamatan Kenohan juga disebut bernasib sama. DPRD Kukar dipastikan tidak berhenti mencarikan solusi atas masalah ini. Sopan Sopian menyebut, ada beberapa opsi yang bisa diterapkan di desa yang jauh dari induk. Satu di antaranya memanfaatkan listrik komunal atau tenaga surya.

“Apapun solusinya nanti, yang terpenting sekarang, masyarakat harus bisa menikmati listrik,” pungkasnya. (*)

shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar