Pariwara DPRD Kukar

Pansus Targetkan Kursi Wakil Bupati Terisi pada Desember 2019

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 1120 Kali
Pansus Targetkan Kursi Wakil Bupati Terisi pada Desember 2019

Ketua Komisi III DPRD Kukar, sekaligus Ketua Pansus pengisian kursi wakil bupati Kukar, Andi Faisal. (kaltimkece.id)

Pansus pengisian kursi wakil bupati Kukar gerak cepat. Bahkan menargetkan Kukar akan memiliki wakil bupati sebelum pergantian tahun.

Ditulis Oleh: Fachrizal Muliawan
06 November 2019

kaltimkece.id Bupati Kukar Edi Damansyah telah menyetor nama calon pengisi kekosongan kursi wakil bupati Kukar ke DPRD Kukar. Panitia khusus atau pansus pun telah dibentuk. Pansus yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kukar Andi Faisal tersebut telah membuat rencana kerja.

Diwawancarai pada Rabu, 6 November 2019, Faisal menuturkan, setelah pansus terbentuk pihaknya akan melakukan kunjungan ke Klaten, Jawa Tengah. Kunjungan tersebut, guna studi banding aturan pemilihan wakil bupati. Pasalnya di Klaten pernah terjadi hal yang sama dengan Kukar. "Makanya kami akan melihat regulasi dan teknis pemilihan," ujarnya.

Kunjungan ke Klaten rencananya akan dilaksanakan pada Kamis, 7 November 2019. Menurut dia ada beberapa hal yang mesti disiapkan. Di antaranya, soal tata tertib hingga pembentukan panitia pemilihan. Dengan berbagai proses yang mesti dilalui tersebut, legislator Kukar dua periode itu berharap kursi wakil bupati bisa terisi sebelum akhir tahun. "Kami menargetkan pada Desember mendatang sudah kelar," tuturnya.

Faisal meneruskan, sebelum panitia pemilihan dibentuk, tentu DPRD akan memanggil dua nama yang disetor oleh Edi. Pemanggilan tersebut untuk menanyakan kesiapan hingga melengkapi berkas. "Seperti surat keterangan kesehatan," ucapnya. Menurut dia itu salah satu hal yang penting, jangan sampai wakil bupati terpilih nanti tak bisa bertugas dengan baik karena alasan kesehatan. "Selain itu semua kami juga akan menggelar rapat internal dengan Pemkab Kukar, salah satunya bagian hukum," kuncinya.

Diwartakan sebelumnya, dua nama yang disetor berlatar belakang birokrat. Ada Chairil Anwar mantan asisten 1 Setkab Kukar, dan H Djuremi. Untuk Djuremi, berlatar belakang pensiunan aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Perhubungan Kukar. Djuremi dan Chairil Anwar menyebut, sudah mengetahui usulan tersebut. Djuremi menuturkan, beberapa waktu lalu dia dihubungi staf Setkab Kukar untuk melengkapi beberapa berkas. "Tapi baru tahu akhir-akhir ini kalau untuk calon yang mengisi kursi wakil bupati yang kosong," terangnya. Sementara itu Chairil Anwar yang baru pensiun pada Februari 2019 mengatakan siap. "Dan ini hak Pak Edi sebagai bupati," ujarnya. (*)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar