Pariwara DPRD Kukar

Rapat Perubahan Jadwal, Anggota Dewan Minta Rapat Akhir Pekan

person access_time 3 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 1110 Kali
Rapat Perubahan Jadwal, Anggota Dewan Minta Rapat Akhir Pekan

Rapat Paripurna ke-15 DPRD Kukar membahas perubahan jadwal November 2019, dipimpin Wakil DPRD Kukar Alif Turiadi. (Fachrizal Muliawan/kaltimkece.id)

Perubahan jadwal kegiatan anggota dewan adalah hal lumrah. Bahkan para legislator bekerja pada akhir pekan.

Ditulis Oleh: Fitri Komariah
18 November 2019

kaltimkece.id Dihadiri sebanyak 27 orang anggota dewan, Paripurna ke-15 dengan agenda perubahan jadwal kegiatan DPRD Kukar dibuka oleh Wakil Ketua, Alif Turiadi Senin, 18 November 2019. Jadwal kegiatan DPRD Kukar November 2019 sebelumnya dirumuskan pada rapat Badan Musyawarah atau Banmus DPRD Kukar.

Sebagai informasi, pengesahan perubahan jadwal kegiatan anggota dewan hanya bisa dilakukan dalam rapat paripurna. Sekretaris Dewan DPRD Kukar Ridha Darmawan membacakan usulan jadwal kegiatan November 2019. Sebagai pimpinan rapat, Alif meminta persetujuan anggota rapat atas usulan jadwal tersebut.

Namun, Ahmad Yani anggota Komisi III meminta pertimbangan untuk perubahan atas jadwal yang diusulkan. Sebagai ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Kukar, Yani menyebutkan perlu gerak cepat untuk penelusuran beberapa Perda. 

Rapat Kerja Alat Kelengkapan Komisi ke kecamatan-kecamatan di Kukar sebelumnya dijadwalkan pada Jumat dan Sabtu 22 dan 23 November 2019. Menurut Yani, Urgensi Bapemperda dalam penelusuran perda yang sudah dibuat memerlukan lebih banyak waktu. Sehingga politikus PDI Perjuangan ini mengusulkan adanya rapat Bapemperda pada 22, 23, dan 24 November 2019. 

Usulan ini menuai tanggapan dari beberapa anggota dewan. Dimulai dari tanggapan bahwa Sabtu dan Minggu bukanlah jam kerja, sehingga dinilai tidak memungkinkan mengadakan rapat pada pada hari tersebut. "Kerja kita 'kan untuk rakyat, saya rasa tidak ada salahnya jika memang hari Sabtu dan Minggu juga digunakan untuk kepentingan rakyat," ujar Yani. Meski begitu, dia tetap menyerahkan keputusan pada anggota Rapat Paripurna. "Diterima tidaknya diputuskan di paripurna ini," lanjutnya. Meski begitu, bila usulannya ditolak dan memutuskan menggunakan jadwal yang sudah ada, Yani berharap berjalan sesuai dengan apa yang sudah dijadwalkan. "Dan saya harap agenda yang sudah ditentukan memberikan dampak yang positif," kuncinya. (*)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar