Pariwara DPRD Kukar

Reses, Sopian Perhatikan Pasar, Pertanian, hingga Perikanan

person access_time 3 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 209 Kali
Reses, Sopian Perhatikan Pasar, Pertanian, hingga Perikanan

Sopan Sopian (berbatik) di sela-sela reses. (istimewa)

Tiap anggota DPRD Kukar mendapat jatah tiga lokasi reses. Anggota komisi II DPRD Kukar Sopan Sopian menyambangi Desa Kota Bangun Ulu, Muara Muntai Ulu, dan Pulau Harapan.

Ditulis Oleh: Fitri Komariah
21 Oktober 2019

kaltimkece.id Tidak hanya mengunjungi Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun Kukar. Anggota DPRD Kukar Sopan Sopian juga melakukan reses ke dua desa lain. Desa tersebut adalah Desa Muara Muntai Ulu dan Desa Pulau Harapan. Keduanya berlokasi di Kecamatan Muntai. Rencananya kedua desa tadi akan dikunjungi pada 22 dan 23 Oktober 2019.

Kepada kaltimkece.id, Sopian menjelaskan, Desa Muara Muntai Ulu adalah sentral ekonomi untuk Desa Muara Muntai dan sekitarnya. Desa ini dinilai Sopian patut dipilih sebagai salah satu desa yang mesti dia datangi pada reses pertamanya. Anggota Komisi II itu menuturkan, berencana mendengar kebutuhan rakyat dari tingkat RT. "Selain dari perangkat desa termasuk RT, akan diundang juga pemuda desa," jelas Sopian. Perwakilan pemuda tersebut merupakan perwakilan masing-masing RT di desa tersebut.

Sopian menyebut, sebagai mantan kepala desa Muara Muntai Ulu dia mengetahui hal-hal yang mesti diperbaiki di desa tersebut. Salah satu di antaranya, penataan pasar di desa yang berada berada di pusat Kecamatan Muara Muntai tersbebut. "Permasalahannya, status pasar tersebut adalah pasar masyarakat. Bukan pasar desa," ujarnya. Sopian menjelaskan, pasar masyarakat dibentuk oleh warga yang berkumpul di suatu tempat, dan dikelola mandiri oleh masyarakat. Sementara pasar desa dibentuk dan dikelola pemerintahan desa.

Nah, karena dibentuk dan dikelola masyarakat ada beberapa hal yang mesti ditata. "Sebagai pusat ekonomi warga, pasar perlu penataan ruang agar lebih nyaman," ujarnya. Selain itu, sisi kebersihan pasar juga mesti dipikirkan. 

Selain soal pasar, Sopian juga akan fokus ke mata pencaharian masyarakat. Dia menyebut, 98 persen warga Muara Muntai Ulu bekerja sebagai nelayan. Makanya dia menilai perlu lembaga atau koperasi untuk pembinaan nelayan. "Dengan adanya kelompok nelayan, bisa saja modal dibantu pemerintah," terangnya. Bisa dengan bantuan keramba, bibit, dan lainnya. "Bisa disebut konsep perekonomian desa, ketika pemerintah memberi bantuan dan masyarakat desa yang mengelola dalam bentuk kelompok. Melalui kelompok-kelompok ini nanti bisa kita bina lagi," jelasnya. 

Sementara itu, desa terakhir yang disambangi Sopian adalah Desa Pulau Harapan. Desa itu memiliki dua potensi, yakni perikanan dan pertanian. "Harapan saya agar masyarakat punya hak memprogramkan apa yang berkembang di tengah mereka. Tugas saya sebagai Legislatif hanya bisa membantu memperjuangkan apa yang mereka inginkan," tutupnya. (*)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar