Pariwara Kutai Timur

Cara BKPP Kutim Layani 3.884 Peserta Tes CPNS

person access_time 5 months ago remove_red_eyeDikunjungi 470 Kali
Cara BKPP Kutim Layani 3.884 Peserta Tes CPNS

Foto: Fuji (Humas Pemkab Kutim)

BKPP Kutai Timur optimalisasi pelayanan peserta tes CPNS 2018. Dari memperbanyak jumlah loket hingga menyiapkan komputer cadangan.

Ditulis Oleh: PARIWARA
17 Oktober 2018

kaltimkece.id Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kutai Timur melalui Kepala Bidang Mutasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim Misliansyah selaku Sekretaris Panitia Seleksi CPNS mengatakan, pendaftaran online CPNS di Kutim hingga penutupan mencapai  3.884 orang.

“Dari jumlah itu, sekitar 2.800 berkas pelamar telah diverifikasi, sisanya dilanjutkan hari ini, sampai Rabu 17 Oktober 2018. Karena tanggal itu batasnya dari BKN RI untuk proses verifikasi,” kata Misliansyah.

Dia menambahkan, lebih dari seribu berkas yang belum diverifikasi berdasarkan jumlah pendaftaran online tersebut. Pada hari terakhir, BKPP akan membuka loket pelayanan dari pagi sampai malam untuk mengakomodir verifikasi seluruh pelamar CPNS.

Rata-rata pelayanan dalam sehari, BKPP menyeleksi berkas hingga 500 pelamar saat verifikasi dilakukan dari pagi hingga sore hari. Namun dalam dua hari ini (16-17 Oktober) diperkirakan jumlahnya akan meningkat. Sehingga 16 loket akan dibuka sejak pagi hingga malam yang melibatkan puluhan staf BKPP selaku panitia seleksi.

Setelah verifikasi, tahap selanjutnya ialah pengumuman hasil verifikasi atau pengumuman lolos administrasi. Proses cetak nomor tes akan dimulai 21 hingga 25 Oktober 2018 yang bisa dilakukan sendiri oleh pelamar melalui akunnya. Sedangkan tes computer assisted tes (CAT) masih menunggu jadwal ditetapkan oleh BKN yang diperkirakan dilaksanakan setelah 25 Oktober mendatang. 

Sarana dan Prasarana

Misliansyah memastikan, untuk sarana dan prasarana tes CPNS di Kabupaten Kutai Timur sudah siap 100 persen. Terdapat 105 komputer untuk pelaksanaan tes CAT. Ada dua ruangan, satu ruangan akan diisi 50 komputer.

“Kami juga siapkan tiga komputer cadangan untuk antisipasi terjadinya eror,” kata Anca, sapaan akrabnya.

Teknis pelaksanaan tes CAT akan dilakukan dalam lima sesi per hari selama tujuh hari. Pada saat pelaksanaan tes, kata Anca, ruangan harus steril, tidak ada yang boleh masuk ruangan Tes CAT selain peserta dan penyelenggara. Anca menjamin pelaksanaan yang transparan, hasil akan langsung bisa dilihat di layar komputer setelah waktu tes habis.

Untuk dinyatakan lulus dari tes CAT, peserta harus mampu mendapatkan nilai melewati passing grade yang telah ditentukan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 22 tahun 2017 di pasal 2, pelamar setidaknya harus mencapai skor 298. Dengan rincian , 75 poin untuk tes wawasan kebangsaan, 80 poin untuk tes intelegensi umum, dan 143 poin untuk tes karakteristik pribadi. Jika satu bagian tes tidak terpenuhi, maka dipastikan peserta tidak akan lolos meski mendapat skor total di atas 298.

Ditinjau Bupati

Bupati Kutai Timur Ismunandar meninjau progres dan persiapan tes seleksi CPNS di ruang seleksi Gedung Diklat Pemkab Kutim, Selasa, 16 Oktober 2018.

Bupati didampingi Sekretaris Kabupaten Irawansyah dan sejumlah pejabat lainnya.

Saat meninjau, bupati diberi pemahaman oleh Kepala BKPP Kutim Zainuddin Aspan terkait tes seleksi sistem CAT secara online menggunakan komputer. Bupati melihat langsung bagaimana sistem tersebut bekerja yang turut disaksikan perwakilan BKN Regional 8, Adi Budiarsono.

Ismu menyebutkan, Pemerintah Kutai Timur hanya sebagai penyelenggara, sedangkan pengawasan langsung dari BKN. Untuk hasil dari tes tersebut, menurut Ismu sangat transparan, karena ada kamera pemantau yang tersambung dengan layar yang terpasang di luar ruangan, dan dapat dipantau siapa saja.

Bupati juga meminta, semua fasilitas harus sudah siap. Agar tak ada kekurangan saat pelaksanaan seleksi. Sebab, pelamar yang akan tes tidak hanya dari Kutim saja  tapi juga dari berbagai daerah.

"Jika ada kekurangan dapat segera dicarikan solusinya, juga kesiapan listrik harus disiapkan, termasuk cadangannya. Paling tidak Pemkab Kutim siap menyelenggaraan tes CPNS diawasi langsung oleh Badan Kepegawaian Negara," tegas Ismu.

Kepala BKPP Kutai Timur, Zainuddin Aspan mengatakan, tes akan dilakukan dalam sembilan puluh menit menggunakan sistem CAT. Baik pada seleksi dasar maupun bidang. Hasil tes akan langsung terlihat dilayar yang terpasang di luar ruangan.

 

"Dari seratus perangkat komputer yang disediakan, diharapkan dapat digunakan dengan lancar, sehingga pelaksanaan tes akan berjalan dengan seratus peserta dalam satu sesinya,"jelas Aspan.

(pariwara/hms15/hms10)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar