Pariwara Kutai Timur

Kendaraan Raksasa Jadi Monumen Tambang

person access_time 7 months ago remove_red_eyeDikunjungi 331 Kali
Kendaraan Raksasa Jadi Monumen Tambang

Foto: Alvian (Humas Pemkab Kutim)

Monumen tambang menjadi hadiah bagi HUT Kutai Timur. Bupati meminta monumen dijaga dari tangan-tangan jahil. 

Ditulis Oleh: PARIWARA
12 Oktober 2018

kaltimkece.id Bertepatan hari jadi ke-19 Kutai Timur, Jumat, 12 Oktober 2018, Bupati Ismunandar meletakkan batu pertama pembangunan Monumen Tambang Kutai Timur di Polder Ilham Maulana, Sangatta. Monumen tambang merupakan kado ulang tahun Kutim. Ikon di monumen ini adalah HD Liebheer T 282 B, Haul Truck (HD) yang hanya bisa dilihat di areal tambang.

Peletakan batu pertama monumen dihadiri CEO PT Kaltim Prima Coal Muhammad Rudy, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Dandim 0909/Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha, Komandan Lanal Sangatta Letkol (P) Laut Binsar Sitorus, dan Sekretaris Kabupaten Irawansyah. 

“Pembangunan monumen ini mudah-mudahan selesai sebelum pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi Kaltim VI pada Desember mendatang,” harap Bupati. Dengan begitu, para atlet dan ofisial Porprov bisa “berselfi-ria” di monumen ini. 

“Jadi, setiap warga yang berfoto di monumen ini langsung tahu bahwa lokasi ini di Sangatta, Kutim,” sambung Ismunandar.

Bupati juga menambahkan agar monumen ini nantinya harus dijaga dari aksi vandalisme seperti corat-coret. Hal itu bisa mengurangi estetika atau keindahan sebuah bangunan. “Mari jaga dengan baik agar ikon ini bisa menjadi kebanggaan sekaligus daya tarik pariwisata masyarakat dari luar Sangatta,” ajak Ismunandar.

CEO PT Kaltim Prima Coal, Muhammad Rudy, mengatakan bahwa mobilisasi HD Truck berukuran raksasa harus meminta izin kepada pemerintah pusat. Izin tersebut melalui kementerian terkait bahkan sampai ke tangan presiden.

“Saya yakin, niat dan maksud yang baik ini membuat proses perizinan atau administrasi berjalan lancar. Yang harus dicermati dan diperhitungkan adalah perhitungan tim yang mengukur HD Truck ini jika melintasi jalan umum. Karena memiliki risiko terhadap pengguna jalan lainnya,” jelas Rudy.

Agus dari Perhimpunan Ahli Tambang Indonesia (Perhapi) Kutai Timur sekaligus panitia pembangunan monumen tambang juga memberi penjelasan. Tujuan pembangunan monumen adalah menjadikan Sangatta sebagai ikon wisata tambang. Monumen juga menjadi wadah mengenalkan alat tambang kepada masyarakat sekaligus mendukung dan mempromosikan Good Mining Practice.

Spesifikasi HD Liebheer T 282 B, papar Agus, memiliki lebar keseluruhan 9,53 meter dengan panjang 15,32 meter. Kapasitas muatan kendaraan angkut ini 400 ton. Adapun berat operasi mesin, mencapai 596.900 kilogram dengan kecepatan maksimal 64 kilometer. Tinggi roda kendaraan adalah 4 meter dengan ukuran 56/80R63 atau 59/80R63. (pariwara/hms4)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar