Pariwara Kutai Timur

SMKN 2 Kutim Terima Akreditasi Internasional

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 1689 Kali
SMKN 2 Kutim Terima Akreditasi Internasional

Foto: Wahyu (Humas Pemkab Kutim)

Ditulis Oleh: PARIWARA
17 April 2019

kaltimkece.id Bupati Kutim Ismunandar sangat bangga SMKN 2 Sangatta Utara terus berkembang dan memiliki kualitas semakin baik dari hari kehari. Apalagi, saat ini telah sukses merengkuh Delta Pas Internasional ISO 9001 ditahun 2015 Nomor  D134.1.234.12.18 atau terakreditasi internasional.

“Kita harus bangga, karena tidak semua sekolah bisa (mendapatkan akreditasi internasional) seperti (SMKN2 Sangatta Utara) ini,” kata Ismu saat menghadiri pelepasan wisudawan-wisudawati SMKN 2 Sangatta Utara  Angkatan 3 tahun 2019, di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna, Komplek Pusat Perkantoran Pemkab Kutim, Bukit Pelangi, Selasa, 16 April 2019.

Dalam kegiatan bertema “A Million Dreams Is All It’s Gonna Take” tersebut Bupati mengajak sekolah lain agar dapat mencontoh dan menyetarakan status seperti SMKN 2 Sangatta Utara. Sehingga sekolah lain di Kutim dapat juga diakui standarisasinya secara internasional.

Ismu menyadari domain SMA dan sederajat yang kini menjadi tanggung jawab Pemprov Kaltim membuat kendali Pemkab menjadi terbatas. Namun demikian, Pemkab Kutim sesuai kewenangan yang ada terus meningkatkan komunikasi dan memberikan dukungan demi kemajuan sekolah setingkat SMA. Selain itu peran perusahaan swasta di Kutim juga sangat penting dalam kemajuan pendidikan.

“Artinya perusahaan bisa berkontribusi untuk memajukan pendidikan dan tenaga-tenaga pengajar yang siap dilapangan,”papar Ismu dalam kegiatan yang turut dihadiri Roni Wijaya dari Dinas Perhubungan Kaltim, Plt Kepala Dinas Pendidikan Roma Malau, Perwakilan PT KPC Rosma, Pewakilan Dandim 0909, dan seluruh orang tua wali murid hari itu.

Dijelaskan lebih jauh olehnya, program pemerintah selanjutnya adalah menyasar sekolah kejuruan bisa konsen menggali kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja masa datang. Contohnya rencana pembangunan pabrik semen untuk yang petama di Kutim. Tentunya industry dimaksud membutuhkan banyak sekali naker. Ismu menjelaskan dalam setiap investasi akan banyak multiplier effect yang didapat demi kesejahteraan rakyat. Tentunya termasuk pula peluang-peluang kerja.

“Jadi peran stakholder sangatlah besar untuk memajukan Kutim dan terutama sekolah-sekolah Kutim, khususnya SMK 2 Sangatta Utara,” tutup Ismu.

Kepala SMKN 2 Sangatta Utara Puji Astuti Rahayu menjelaskan pihaknya sangat bersyukur atas beberapa hal yang telah dicapai. Yakni standar pendidikan yang terus membaik. Didukung 10 ASN dan 40 guru yang berstatus pegawai Pemprov Kaltim.

“Jadi jumlah keseluruhan  sisanya honor sekolah guru beserta staf tata usaha adalah 71 orang. Sekolah juga berterima kasih memberikan prioritas untuk mengangkat guru honor sekolah menjadi guru honor provinsi,” katanya. “Guru-guru yang mendapatkan beasiswa dari PT KPC melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi. Salah satunya guru bernama Fadli Husain menempuh jenjang strata 2 di Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta. Kemudian ada 5 orang lainnya mengikuti pelatihan assessor,” tambahnya.

Kali ini, sambungnya, pihaknya kembali meluluskan siswa-siswinya sebanyak 261 orang. Dari angkatan ketiga dengan 8 jurusan, yakni Nautika Kapal Penangkapan Ikan,Budidaya Perikanan, Teknikal Kapal Niaga, Nautika Kapal Niaga, Teknik Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Alat Berat dan Geologi Pertambangan. SMKN 2 Sangatta Utara telah meraih aktreditas A dan pada tahun 2018 diberikan Delta Pas Internasional Organization for Standardization (ISO) 9001 di tahun 2015 Nomor  D134.1.234.12.18. Menjadikan bahwa sekolah ini berstandar internasional.

Ia juga menerangkan banyak keberhasilan lulusan SMKN 2 Sangatta Utara yang mampu berkerja didalam maupun diluar negeri. Terutama urusan pelabuhan dan pelayaran. Contohnya yang bekerja diperusahaan asing seperti perusahan PT Freeport, PT Suka Maju, PT Thiess Indonesia, PT Anugrah Pasifik dan PT Jempayan.

“Beberapa alumni SMKN 2 Sangatta Utara ada juga yang lanjutkan pendidikan di Kampus UPN Yogyakarta, Unmul Samarinda, STT Migas Balikpapan, dan STIENU Sangatta,” sebutnya “Kami optimis kedepan, seluruh stakeholder di Kutim merangkul kami untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar siap untuk direkrut mengisi tenaga kerja daerah,” tambahnya. (pariwara/hms7)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar