Pariwara Mahakam Ulu

Kado Manis Hari Jadi Kampung Long Hubung Ulu, Listrik PLN Mulai Mengalir

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 2608 Kali
Kado Manis Hari Jadi Kampung Long Hubung Ulu, Listrik PLN Mulai Mengalir

Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh hadir di perayaan HUT Kampung Long Hubung Ulu.

Masih banyak kampung di Mahakam Ulu belum dilayani PLN. Bupati Bonifasius bekerja keras menyelesaikan satu per satu persoalan.

Ditulis Oleh: Adolf Reisha Ding
02 Desember 2019

kaltimkece.id Dentum gong dan merdunya sape memenuhi udara ketika Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, tiba bersama rombongan. Di lapangan Kampung Long Hubung Ulu, Kecamatan Long Hubung, bupati disambut warga dengan meriah. Alunan musik tradisional terus mengiringi langkah orang nomor satu di Mahulu itu hingga tiba di Lamin Ayaq Lasan Bakung Kuwei.

Ahad, 1 Desember 2019, Kampung Long Hubung Ulu merayakan hari jadi keenam. Usia kampung sama dengan usia Kabupaten Mahakam Ulu. Di depan lamin tadi, para penari tampil selama 10 menit menyambut bupati. Warga kampung memenuhi sekeliling lamin. 

Di dalam lamin adat Dayak itu juga sudah didekorasi warga. Ada panggung dengan balon warna-warni. Sebuah spanduk bertulis hari jadi Kampung Long Hubung Ulu bertema, “Kita tingkatkan peran serta masyarakat dalam membangun kampung untuk menuju kampung maju mandiri dan sejahtera.”

Petinggi Kampung Long Hubung Ulu, Nilus Weng Himuq, menjelaskan perkembangan kampung. Sejauh ini, pembangunan sudah berjalan seperti gorong-gorong, semenisasi jalan, pembuatan tangga titian, renovasi jembatan, renovasi lamin adat, serta pengolahan air bersih. Seluruh pembangunan berjalan di bawah kepemimpinan Bupati Bonifasius.

Ulang tahun kampung makin istimewa. Sebuah kado manis berupa aliran listrik PLN telah disediakan. Sebelumnya, hampir setahun ini masyarakat kampung tidak menikmati listrik. Masalahnya, perusahaan Mamahak Coal Mining berhenti beroperasi.

“Sejak 2013 hingga 2018, perusahaan inilah yang menyediakan aliran listrik bagi penduduk,” ucap Nilus Weng.

Warga pun hanya mengandalkan genset sebagai sumber listrik. Jika matahari terbenam, warga bergegas menyalakan mesin, biasanya sejak pukul 18.00 sampai 23.00 Wita. Menurut penuturan warga, perlu 2 liter premium untuk lima jam mesin bekerja. 

Kini, aliran listrik dari PLN di Datah Bilang, ibu kota kecamatan, mulai mengalir di Kampung Long Hubung Ulu. Sebagai tahap awal, 10 rumah telah terang benderang saat malam. “PLN baru beberapa hari mengalir, jadi baru 10 rumah yang dilayani. Tapi pasti terus bertambah seiring waktu,” ucap petinggi kampung lagi.

Bupati Bonifasius menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat kampung. Ia menyambut baik kerja sama demi terselenggaranya kegiatan dari pemerintah kabupaten. Khususnya, PLN yang mulai masuk ke kampung. 

“Saya usahakan PLN menerangi seluruh Long Hubung Ulu. Tapi 12 jam saja, jangan seperti di ibu kota kabupaten yang 24 jam. Nanti warga tiba-tiba malas berladang kalau 24 jam dinyalakan,” canda Bupati di akhir acara yang disambut riuh tawa warga. (*)

Editor: Fel GM

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar