Pariwara Mahakam Ulu

Kuning di Luar Hijau di Dalam, De Facto Wilayah Mahulu Sudah Bersih Dari Covid-19, Menyisakan Temuan Dari Luar

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 204 Kali
Kuning di Luar Hijau di Dalam, De Facto Wilayah Mahulu Sudah Bersih Dari Covid-19, Menyisakan Temuan Dari Luar

Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh menjalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan bebas Covid-19 di Pos Wasdalkes Kampung Mamahaq Teboq. dok kaltimkece.id

Secara de facto 50 kampung di Mahulu sudah bebas Covid-19 per 21 September 2021. 

Ditulis Oleh: Nalendro Priambodo
25 September 2021

kaltimkece.id Secara de facto Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sudah bersih dari Covid-19. Menurut data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Mahulu per 21 September 2021 sudah tidak ditemukan lagi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten berjuluk Urip Kerimaan ini. Tak ada lagi pasien yang dirawat di 11 fasilitas karantina yang tersebar di lima kecamatan. Meski demikian, Satgas Covid-19 Kaltim tetap menempatkan Mahulu berada di zona kuning. 

“Secara de facto Mahulu sudah zona hijau” ucap Ketua Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan Covid-19 Mahulu, drg Agustinus Teguh Santoso. Belum ada penambahan kasus baru ketika diwawancarai kaltimkece.id, Sabtu, 25 September 2021. 

Meskipun secara riil di lapangan sudah pulih dan bebas paparan Covid-19, secara administratif Satgas Covid-19 Kaltim masih menempatkan Mahulu di zona kuning. Sebabnya, ada temuan 12 kasus impor terkonfirmasi positif Covid-19 dari luar kawasan Mahulu. 

12 temuan itu didapat dari hasil tes antigen ataupun polymerase chain reaction (PCR) ketika mereka hendak masuk ke Mahulu. Perinciannya, 11 orang temuan di Kutai Barat dan seorang lagi di Samarinda. “Karena KTP-nya Mahulu, maka datanya tetap dimasukkan ke Mahulu,” terang Teguh.

Teguh dalam wawancara kepada kaltimkece.id beberapa pekan lalu, ia mengaku kondisi demikian menjadi tantangan sendiri mempertahankan predikat zona hijau secara administratif. 

Meski demikian ia tak terlalu mempermasalahkan status ini. Terpenting, sambungnya upaya riil melindungi warga Mahulu dari paparan Covid-19 dan pelaksanaan protokol kesehatan terus dijalankan dan membuahkan hasil nyata di dalam kawasan. Bukan sebatas di permukaan atau kulit luar saja. “Jangan sampai seperti buah semangka, kulitnya hijau tapi di dalamnya merah,” ucapnya mengistilahkan. 

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh tetap berharap para warga Mahulu yang terpapar Covid-19 di luar daerah bisa segera pulih. Dengan asumsi tidak ada penambahan kasus impor maupun lokal di Mahulu, Bonifasius memperkirakan Mahulu bisa kembali ke zona hijau beberapa pekan mendatang. 

“Saya berharap akhir September atau memasuki Oktober sudah kembali hijau karena belasan orang yang tersebut sudah akan habis masa isolasinya dan dinyatakan sehat,” ujar Bonifasius yang juga Bupati Mahakam Ulu ini kepada kaltimkece.id beberapa hari lalu. 

Meskipun nantinya pulih ke zona hijau, Bonifasius tetap mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengurangi perjalanan. Sebab, virus SARS CoV2 penyebab Covid-19 menjadikan manusia sebagai vektor penyebaran ke orang lain. Dalam banyak kejadian, penemuan dan lonjakan kasus dibawa pelaku perjalanan luar daerah. “Sebab, nantinya di Mahulu sudah zona hijau, di daerah lain masih ada penularan,” ujarnya. 

Untuk menekan hal ini Pemkab Mahulu mengambil kebijakan sistem buka tutup kawasan. Dan mewajibkan setiap pelaku perjalanan yang hendak masuk bebas Covid-19 dengan melampirkan bukti tes antigen dan polymerase chain reaction (PCR) bebas Covid-19 sebagai syarat masuk. 

Jika nanti Mahulu kembali ke zona hijau, Satgas Covid-19 Mahulu, disampaikan Bonifasius masih akan mempelajari apakah tetap menggunakan strategi ini. Mengingat sistem ini dinilai ampuh membentengi Mahulu dari serbuan Covid-19 yang berpotensi besar dibawa pelaku perjalanan dari luar.

“Kita akan pelajari nanti. Yang jelas, strategi buka tutup ini untuk mengendalikan pelaku perjalanan dan memberi kesempatan petugas untuk istirahat,” ujarnya. (*)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar