Pariwara Mahakam Ulu

Masuk Wilayah Perbatasan dan Strategis Nasional, Pemkab Dukung Mako dan Polres Mahulu

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 123 Kali
Masuk Wilayah Perbatasan dan Strategis Nasional, Pemkab Dukung Mako dan Polres Mahulu

Peninjauan lokasi pembangunan Mako Polres Mahulu beberapa waktu lalu. (muhibar sobary/kaltimkece.id)

Pembentukan Polres Mahulu tak lepas dari keberadaan kabupaten tersebut sebagai wilayah perbatasan dan strategis nasional.

Ditulis Oleh: Nalendro Priambodo
06 April 2021

 

kaltimkece.id Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mendukung penuh pembangunan Markas Komando Polres perdana di Mahulu. Kehadirannya diharapkan memenuhi kebutuhan rakyat soal kamtibmas dan pelayanan hukum.

Selama ini, warga kabupaten yang berada di beranda negara tersebut harus menyeberang ke Kutai Barat untuk memperoleh sebagian besar pelayanan pemerintah di bidang kepolisian.

“Bentuk dukung penuh dari Pemkab Mahulu adalah melalui Keputusan Bupati Mahulu Nomor 560.900/K.177/2019 tentang Hibah Tanah Daerah Milik Pemkab Mahulu kepada Polres Mahakam Ulu pada tanggal 23 April 2019, dengan luas 7 hektare yang berlokasi di areal kompleks perkantoran instansi vertikal Kabupaten Mahulu,” ujar Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun mewakili Bupati Bonifasius Belawab Geh dalam diskusi kelompok terarah rencana pembangunan Mako Polres Mahulu di Lamin Adat Kampung Ujoh Bilang, akhir Maret 2021 lalu.

Diskusi digelar bersama Tim Studi Kelayakan Pembangunan Mako Polres Mahulu melibatkan tokoh masyarakat. Pertemuan kali itu merupakan tindak lanjut setelah peninjauan lokasi lahan sehari sebelumnya.

Wabup berharap hasil kajian yang diperoleh Tim Studi Kelayakan Pembentukan Polres Mahulu memberikan kabar menggembirakan percepatan terealisasinya pembangunan dan pembentukan Polres beserta Mako di Mahulu. Ini, agar pelayanan kepolisian terhadap masyarakat lebih maksimal.

Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Kaltim, Komisaris Besar Polisi Sambas Kurniawan, mengatakan rangkaian kegiatan ini sebagai kajian pendahuluan membantu pembentukan Mako dan Polres Mahulu. Sebab, disampaikan perwira melati tiga di pundaknya itu, kabupaten yang telah berusia 7 tahun ini seharusnya telah memiliki polres sendiri.

"Karena Mahulu ini wilayah perbatasan dan wilayah strategis nasional," ujarnya di kesempatan itu.

Kabupaten berjuluk Urip Kerimaan ini terletak tepat di tengah jantung pulau Kalimantan. Berbatasan langsung dengan 3 provinsi dan 1 negeri tetangga yakni, Kalimantan Utara, Barat, Tengah dan Negeri Jiran Malaysia. Dari sudut kepentingan geo strategis Mahulu berfungsi sebagai kawasan strategis nasional sebagai pos pemeriksaan internasional.

Sambas, sapaan karibnya, melanjutkan dibutuhkannya kajian dan pengumpulan data pendukung yang komprehensif agar pembentukan mako dan polres Mahulu dinyatakan layak oleh Markas Besar Polisi.

Sehari sebelumnya, Sambas menyebutkan jika usulan ini disetujui oleh pemerintah pusat, maka pembentukan dan pembangunan polres beserta mako di Mahulu bisa terealisasi antara 2022-2023. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar