Pariwara Mahakam Ulu

Pemkab Evaluasi Aturan Keluar-Masuk Mahulu, Putar Strategi Kembalikan Zona Hijau

person access_time 3 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 237 Kali
Pemkab Evaluasi Aturan Keluar-Masuk Mahulu, Putar Strategi Kembalikan Zona Hijau

Protokol kesehatan di akses keluar-masuk Mahulu. (muhibar sobary/kaltimkece.id)

Ketentuan keluar-masuk Mahulu semula tertuang dalam Instruksi Bupati Nomor 2 Tahun 2020.

Ditulis Oleh: Muhibar Sobary A
15 April 2021

kaltimkece.id Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu atau Pemkab Mahulu berencana mengevaluasi aturan keluar-masuk ke daerah dengan julukan Urip Kerimaan ini. Ketentuan keluar-masuk semula tertuang dalam Instruksi Bupati Mahulu Nomor 2 Tahun 2020. Beleid tersebut dirasa perlu pembaruan.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Mahulu, drg Agustinus Teguh Santoso, mengatakan bahwa aturan tersebut berlaku hingga 30 April 2021. Dengan kondisi tersebut, memerlukan penyesuaian dengan aturan pemerintah pusat.

"Ada beberapa hal perlu disesuaikan. Misal rekomendasi keluar-masuk menggunakan GeNose yang belum tercantumkan," sebut Teguh, Kamis, 15 April 2021.

Di samping itu, evaluasi dinilai perlu dilakukan untuk mengembalikan Mahulu kembali ke zona hijau alias bebas Covid-19. Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim per Kamis, 15 April 2021, Mahulu saat ini masih berada di zona kuning dengan menyisakan 12 pasien dirawat.

"Rapat evaluasinya masih saya konsultasikan waktunya sama Pak Bupati, Pasti di bulan April ini," sebutnya.

Pemkab Mahulu sebelumnya menargetkan daerahnya kembali zona hijau pada April 2021 ini. Namun, hal tersebut belum tercapai sampai tengah bulan dan akan terus dievaluasi.

Lebih lanjut, Teguh menilai bahwa Pemkab Mahulu sudah cukup baik dalam pengendalian Covid-19. Seperti memberi subsidi tes Covid-19 bagi pelaku perjalanan dengan KTP Mahulu. Demikian juga atas pengetatan akses keluar-masuk wilayah. Baik antarkecamatan ataupun kabupaten.

Namun, kesadaran masyarakat dirasa masih kurang. Masih saja ada pelaku perjalanan nekat menerobos jalur masuk tanpa urusan yang tidak begitu penting.

"Harusnya ‘kan ketika masa buka kami persilakan keluar-masuk. Ketika masa tutup, masyarakat harapannya lebih menahan diri. Kalau itu dilakukan, Covid-19 bisa terkendali," ujarnya.

Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun, menambahkan jika Mahulu yang belum kembali ke zona hijau, bakal terus melakukan pengetatan. Ia pun berharap pelaku perjalanan yang datang dan pergi melalui Mahulu dapat mematuhi aturan yang sudah berlalu dan menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau tidak, tidak usah keluar-masuk Mahulu," tandasnya. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar