Pariwara Mahakam Ulu

Raih Penghargaan LPPD dari Kemendagri, Pemkab Mahulu Sandang Status Kinerja Tinggi

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 1182 Kali
Raih Penghargaan LPPD dari Kemendagri, Pemkab Mahulu Sandang Status Kinerja Tinggi

Pemkab Mahulu menerima penghargaan dari Kemendagri. (istimewa)

Pemkab Mahulu baru pertama kali mengikuti LPPD dan langsung meraih penghargaan prestisius.

Ditulis Oleh: PARIWARA
20 November 2020

kaltimkece.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) kembali meraih penghargaan atas Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2018. Menyandang Status Kinerja Tinggi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Peningkatan Kepasitas Dearah dan Evaluasi Kinerja.

Penghargaan diterima Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mahulu Gede Yusa, didampingi Sekretaris Kabupaten Mahulu Dr Stephanus Madang. Diserahkan Direktur Peningkatan Kapasitas Daerah dan Evaluasi Kinerja yang diwakilkan Kepala Seksi Evaluasi Kinerja Wilayah 1A Kalimatan Perlin Jumanti Siahaan di ruang Rapat Gedung H Kementrian Dalam Negeri RI, Senin, 16 November 2020.

Pjs Bupati Mahulu Gede Yusa, mengucap syukur atas keberhasilan Pemkab Mahulu meraih Status Kinerja Tinggi atas hasil LPPD Tahun 2018. Torehan tersebut merupakan prestasi atas penyelenggaraan pemerintah daerah dan menjadi acuan dalam meningkatkan kinerja pada tahun mendatang.

“Tentu saja ini menjadi tantangan ke depan. Kita memahami bahwa semua kabupaten/kota menghendaki seperti ini. Kami yang baru pertama kali sudah cukup tinggi. Mudah-mudahan piagam ini nanti bisa sebagai pemacu untuk meningkatkan kinerja kita. Bukan saja peringkat tapi juga skor,” kata Gede Yusa.

Disampaikan Kepala Seksi Evaluasi Kinerja Wilayah 1A Kalimatan Perlin Jumanti Siahaan, dalam rangka mengetahui sejauh mana kemampuan pemerintah daerah melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya, Mendagri telah melakukan evaluasi terhadap LPPD yang disampaikan oleh masing-masing tingkatan pemerintahan daerah. “Mahulu setelah beranjak dari daerah otonomi baru (DOB) menjadi kabupaten mandiri, telah menyusun LPPD pertama kali dan mendapatkan skor 2,2726. Menurut kami, tahapan pertama ini sudah terbaik dan harapan kami ke depan pelajaran-pelajaran yang sudah didapatkan dalam penyusunan LPPD 2018, semakin meningkat pada tahun mendatang,” tuturnya.

Lanjut dikatakan Perlin Jumanti Siahaan, dalam konteks pelaksanaan, evaluasi merupakan suatu rekomendasi yang akan disampaikan oleh Kemendagri. Termasuk dalam hal pemberian reward sebagai tanda kehormatan beserta dana bagi daerah yang berkinerja baik.

“Yang kami harapkan sebagai pembina, pemerintah daerah senantiasa mampu meningkatkan skor. Jangan melihat peringkat saja, tetapi setiap tahun mampu meningkatkan skornya, Dengan peningkatan skor dapat menunjukan bahwa pemerintah daerah tersebut memiliki suatu gairah ataupun memiliki suatu motivasi meningkatkan kinerja setiap tahunnya,” jelasnya.

Hadir pula mendampingi Pjs Bupati pada kesempatan tersebut, sejumlah pejabat Mahulu. Di antaranya Kepala Bagian Umum Fransiskus Xaverius Lawing, Kepala Bagian Humas dan Protokol Yosep Sangiang, dan Pj Kepala Sub Bagian otonomi dan Kerja Sama Daerah Yusrinda Prababeni. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar