Pariwara Mahakam Ulu

Rangkaian Kemajuan Mahulu di Usia ke Delapan Tahun

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 187 Kali
Rangkaian Kemajuan Mahulu di Usia ke Delapan Tahun

Peringatan HUT Kabupaten Mahakam Ulu ke delapan, Selasa, 14 Desember 2021. Prokopim Mahulu.

Di usia ke delapan, Kabupaten berjuluk Urip Kerimaan ini mencatatkan sejumlah kemajuan. 

Ditulis Oleh: Nalendro Priambodo
16 Desember 2021

kaltimkece.id Kabupaten Mahakam Ulu genap berusia delapan tahun. Upacara peringatan digelar di Lapangan Ujoh Bilang, Selasa, 14 Desember 2021. Di tengah segala keterbatasan ditambah pandemi Covid-19 yang melanda, kabupaten termuda di Bumi Mulawarman ini tetap berupaya membangun di berbagai lini.

Di bidang kesehatan, Pemkab Mahulu telah mengeluarkan kebijakan tegas dan terarah. Salah satunya dengan pembatasan secara masif dan terukur demi menekan penyebaran Covid-19 di Bumi Urip Kerimaan. 

Menukil data Satgas Covid-19 Kaltim, Mahulu menjadi satu-satunya daerah di Kaltim yang bisa pulih ke zona hijau sebanyak lima kali dalam setahun. Angka kematian dan jumlah terinfeksi terkecil di Kaltim. Per Kamis 25 November 2021 hanya ada 28 kasus. Atau 0,5 persen dari total angka kematian di Kaltim mencapai 5.452 jiwa. Angka kematian akibat Covid-19 hanya 1.613 kasus atau 1,01 persen dari total kasus keseluruhan di 10 kabupaten kota di Kaltim mencapai 158.167 kasus terkonfirmasi.

Bupati yang hari itu bertugas sebagai inspektur upacara juga menyampaikan Pemkab Mahulu telah menuntaskan vaksinasi dosis pertama sebanyak 86,6 persen dan vaksin kedua 58,6 % dari 25.524 jiwa. 

“Dengan telah terlaksananya vaksinasi tersebut harapannya masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu akan mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok,” ujar Bupati. 

Dukungan dan kerja keras memberi pelayanan kesehatan yang prima juga terus digalakkan. Beberapa di antaranya, dengan membangun Puskemas di seluruh kecamatan dengan standar pelayanan nasional. Itu dilanjutkan dengan mendorong 6 Puskesmas dan 2 rumah sakit di Mahulu juga didorong menjadi Badan Layanan Umum Daerah. 

Kerja keras dalam pelayanan kesehatan juga diganjar penghargaan tingkat nasional. Yakni Rumah Sakit Gerbang Sehat Mahulu ditetapkan sebagai Fasilitas Kesehatan Paling Berkomitmen Terhadap Pelayanan Bagi Peserta JKN-KIS Kategori Rumah Sakit Tipe D tahun 2021 dari BPJS Kesehatan. 

Pertanian

Di bidang pertanian, sambung Bupati, Pemkab juga berupaya mendorong kemandirian pangan berbasis kearifan lokal. Program strategis meliputi lahan menetap 10 hektare di 50 kampung dan bantuan biaya tanam. 

“Pembukaan lahan 10 hektar per kampung, yang telah mencapai progres sebesar 86%. Dan telah selesai di 36 kampung,” ucap Bupati. 

Begitu pula, pemberian bantuan biaya tanam sebesar Rp 2 juta per hektare dengan target 3 ribu penerima juga telah tersalurkan kepada 2.562 orang. Tak sampai di situ, para petani dan kelompok tani juga menerima stimulus pertanian di kala pandemi. 

Persisnya lewat bantuan herbisida selektif sebanyak 11.100 buah dan pemberian Pupuk Organik Cair sebanyak 11.700 liter.

Infrastruktur dari Alokasi Dana Kampung

Ditengah-tengah pandemi ini, dengan segala keterbatasan sinergitas antar OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu semakin dipererat. Dengan koordinasi yang baik antara jajaran Pemerintah Kampung dengan masyarakat dan dibantu oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, melalui program Alokasi Dana Kampung pemkab telah membangun berbagai sarana dan prasarana di kampung. 

Di antaranya ; Jalan kampung sepanjang 60.862 meter. Jembatan kampung sepanjang 3.966 meter. Drainase kampung sepanjang 14.543 meter. Prasarana air baku kampung sebanyak 161 unit. Pembangunan / rehab rumah tidak layak huni sebanyak 713 unit. Tambatan perahu sebanyak 108 unit dan Pembangunan listrik kampung sebanyak 42 unit.

Infrastruktur Umum

Bupati dalam pidatonya menyampaikan, pembangunan jalan dan jembatan, baik dalam bentuk peningkatan kualitas badan jalan yang sudah terbuka dan jembatan yang sudah terbangun, maupun pembukaan badan jalan dan bangunan jembatan yang baru, dilakukan secara terfokus tapi bertahap.  

Terhadap sejumlah ruas jalan, telah dilakukan pembangunan baru, sedangkan terhadap ruas yang lain, kita lakukan peningkatan kualitas melalui semenisasi ataupun pengaspalan. 

“Dengan kepercayaan dan dukungan masyarakat, terhadap Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, dalam upaya membuka akses keterbatasan jalan penghubung melalui Dinas PUPR, kita telah melakukan pembukaan badan jalan sepanjang 22.759 kilometer,” tutur bupati. 

Selain itu telah terbangun jalan beraspal sepanjang 8.722 kilometer. Pembangunan jalan rigid sepanjang 3.678 kilometer. Membangun drainase sepanjang 1.225 meter. Diperkuat optimalisasi turap, irigasi dan pematangan lahan. 

Optimalisasi SPAM secara bertahap dengan membangun 1.419 Jumlah Sambungan Rumah. Membangun jaringan listrik SUTR di tiga titik wilayah padat pemukiman di ibukota Ujoh Bilang. Selain itu kita juga telah melakukan pemasangan Sambungan Rumah listrik di kampung Mamahak Teboq sebanyak 200 rumah. 

Layanan listrik di tiga kecamatan di Long Pahangai, Long Apari dan Long Hubung bertambah dari 6 jam per hari menjadi 12 jam per hari. Membangun 125 unit rumah layak huni. Sedang berjalan pembangunan 21 unit tambahan yang terletak pada kampung Matalibaq dan kampung Danum Paroy. 

Tak ketinggalan, Pemkab Mahulu telah menyelesaikan 21 tahapan Pembangunan Bandara Ujoh Bilang. Termasuk telah menerima sertifikat lahan bandara Ujoh Bilang seluas 250,5 hektare. 

“Ini semua dilakukan semata-mata demi menuju keterbukaan alternatif jalur ke Kabupaten Mahakam Ulu yang kita cintai bersama ini.” tuturnya. 

Pendidikan dan Pemerintahan. 

Di bidang pendidikan, hingga 2021, 588 orang telah berkuliah ke 28 perguruan tinggi dan universitas lewat beasiswa Gerbang Cerdas Mahulu. Sementara di bidang tata kelola pemerintahan, Pemkab Mahulu berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua tahun berturut-turut pada 2020 dan 2021. (*)

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar