Pariwara Mahakam Ulu

Setelah TMMND ke-110 Berakhir, Dua Kampung di Mahulu Kebagian Sayur Gratis dan Jalan Kampung

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 349 Kali
Setelah TMMND ke-110 Berakhir, Dua Kampung di Mahulu Kebagian Sayur Gratis dan Jalan Kampung

Penutupan TMMND ke-110 di Mahulu. (nalendro priambodo/kaltimkece.id)

TMMND ke-110 di Mahulu difokuskan ke beberapa kampung di Kecamatan Long Hubung.

Ditulis Oleh: Nalendro Priambodo
03 April 2021

 

kaltimkece.id Hamparan seluas 1 hektare itu ditumbuhi semak belukar setinggi pinggang orang dewasa. Sudah bertahun-tahun terabaikan. Sejumlah tentara dari Kodim 0912 Kutai Barat melihatnya sebagai peluang mencetak ladang.

Hanya butuh satu bulan, prajurit bersama kelompok tani berhasil menyediakan berbagai sayur mayur bagi warga di dua kampung di Kabupaten Mahakam Ulu.

"Hampir satu hari ini panen sayur bayam merah dan hijau serentak di Kampung Long Hubung Ilir dan dibagikan juga ke Kampung Long Hubung Ulu," ujar Komandan Kodim 0912/Kutai Barat Letkol Inf Anang Sofyan Effendy, menceritakan panen raya yang merupakan hasil salah satu program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMND) ke-110, Rabu, 31 Maret 2021.

Hari itu, program tahunan TNI yang dimulai sejak 2 Maret 2021 itu resmi ditutup. Adapun TMMND merupakan program terpadu yang dilakukan oleh seluruh personel Tentara Nasional Indonesia dari semua matra kesatuan dalam rangka membantu pemerintah dalam akselerasi pembagunan masyarakat baik fisik maupun nonfisik, pengembangan wilayah teritori dan pemberdayaan masyarakat.

Di Mahakam Ulu, TMMND ke-110 difokuskan ke beberapa kampung di Kecamatan Long Hubung. Sementara di teritorial Kodam VI Mulawarman TMMND ke-110 digelar empat Kodim. Yakni 0903/Tsr wilayah Korem 092/Mrl, Kodim 0912/Kbr wilayah Korem 091/Asn, dan Kodim 1003/Kdg, serta Kodim 1008/Tjg wilayah Korem 101/Ant.

Anang Sofyan Effendy menceritakan berbagai kegiatan pembangunan fisik berhasil ditunaikan. Di antaranya semenisasi jalan kampung Long Hubung sepanjang 670 meter dengan lebar 4 meter dan perbaikan jembatan gantung. Pembangunan rumah takmir, rehab dua rumah ibadah, masjid Al Fajar, dan Gereja Santa Maria. Ada juga rehab beberapa rumah warga di Kecamatan Long Hubung. Semenisasi jalan pintu masuk ke Kantor Camat Long Hubung dan pembangunan Pos Ramil Long Hubung.

"Antusiasme masyarakat luar biasa. Kami lembur kerja sampai tengah malam ditunggui warga," ujar perwira melati dua di pundaknya itu.

Sementara kegiatan nonfisik juga tak kalah banyak. Berfokus ke berbagai sosialisasi. Di antaranya pencegahan Covid-19, penyuluhan keluarga berencana, dan stunting. Termasuk kebakaran hutan, wawasan kebangsaan, pertanian, perkebunan serta perikanan sampai olahraga bersama siswa dan guru.

TMMND memang didesain meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah. Khususnya daerah terisolasi guna meningkatkan ketahanan negara dan kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Caranya dengan melibatkan multi sektor. Mulai dari pemerintah sampai masyarakat untuk bergotong royong membangun daerah.

"Hasil pengawasan dan evaluasi, TMMND ke 110 berjalan tertib dan baik. Sasaran pekerjaan fisik dan non fisik berjalan 100 persen," ujar Pangdam VI Mulawarman, Mayor Jendral Herry Wiranto melalui amanat yang dibacakan Letkol Inf Anang Sofyan Effendy di Ujoh Bilang usai penutupan TMMND ke-110.

Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun, menyampaikan bahwa masyarakatnya merasa beruntung merasakan manfaat TMMND kali ini. Ia berharap sinergi yang terbangun apik bersama TNI/Polri bisa terus terjaga guna menjaga dan mengembangkan kebersamaan dengan masyarakat membangun daerah. Ini sebagai upaya menggelorakan semangat gotong royong.

"Kami berharap kegiatan seperti ini bisa berjalan kembali tahun depan. Jangan sampai kapok," ujar wabup Avun sambil tersenyum disambut tepuk tangan. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar