Pariwara Pemkab Berau

Catatan-Catatan Penting dari Perjalanan Sekda Berau ke Lima Kampung di Pulau Derawan

person access_time 2 months ago remove_red_eyeDikunjungi 239 Kali
Catatan-Catatan Penting dari Perjalanan Sekda Berau ke Lima Kampung di Pulau Derawan

Pemkab Berau melakukan monitoring dan evaluasi lima kampung di Kecamatan Pulau Derawan. (foto: istimewa)

Ia melakukan pemantauan dan evaluasi sarana dan prasarana, dari air bersih hingga kesehatan.

Ditulis Oleh: PARIWARA
Kamis, 28 Juli 2022

kaltimkece.id Sejumlah pegawai dari beberapa instansi Pemerintah Kabupaten Berau mengunjungi lima kampung di Kecamatan Pulau Derawan, Berau. Mereka melakukan monitoring dan evaluasi sarana dan prasarana yang ada di kampung-kampung tersebut. Kegiatan ini dipimpin Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Ghazali.

Sekda Ghazali menyebut, kelima kampung yang dikunjungi adalah Batumbuk, Kasai, Teluk Semanting, Tanjung Batu, dan Pulau Derawan. Sarana dan prasarana di bidang pendidikan, kesehatan, air bersih, listrik, telekomunikasi, realisasi ADK, serta jalan umum, menjadi fokus monitoring dan evaluasi.

Dari hasil kegiatan, Ghazali menyampaikan, ada beberapa catatan yang perlu mendapat perhatian. Catatan pertama soal air bersih. Ghazali mengatakan, pihaknya telah melakukan diskusi dengan kepala kampung dan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Berau. Dari diskusi ini terkuak adanya potensi air bersih yang bisa diberdayakan, baik dari kampung maupun PDAM.

“Kami sebagai pemerintah daerah berupaya agar masyarakat bisa menikmati air bersih secara merata dan bertahap,” ujar Sekda.

Catatan kedua, beberapa bangunan sekolah perlu dibersihkan lebih maksimal. Catatan ini juga menyangkut evaluasi guru yang aktif dan tidak aktif dalam menjalankan tugasnya. Yang ketiga di bidang kesehatan, petugas kesehatan dipastikan sudah dievaluasi, termasuk rencana penambahan tenaga kesehatan dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Kami juga mengevaluasi jalan kabupaten agar masyarakat bisa terlayani. Ini akan dibangun secara bertahap,” beber Sekda.

Dia menambahkan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan diskusi dengan Kakam Tanjung Batu melalui sekretaris. Dari pembicaraan ini disepakati untuk melanjutkan pembangunan pipa air dari Merancang menuju Tanjung Batu. Ini dilakukan agar air bersih di Tanjung Batu sebagai pintu masuknya pariwisata di Pulau Derawan dan Maratua, bisa tersedia dengan baik.

“Semoga, pada 2023 sudah bisa dimulai pembangunannya dengan tetap melibatkan anggaran APBN untuk percepatan. Dengan begitu, kita bisa melayani air bersih ke seluruh masyarakat dan tamu dari luar,” pungkasnya. (*)

Editor: Surya Aditya

shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar