Pariwara

Berau Kembali Terima WTP, Wujud Tata Kelola Keuangan Bersih, Transparan, dan Akuntabel

person access_time 2 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 183 Kali
Berau Kembali Terima WTP, Wujud Tata Kelola Keuangan Bersih, Transparan, dan Akuntabel

Sri Juniarsih dan Gamalis dengan piagam penghargaan WTP. (istimewa)

Mempertahankan status WTP diperlukan komitmen dan konsistensi penuh dari seluruh elemen.

Ditulis Oleh: PARIWARA
01 Juni 2021

kaltimkece.id Pemerintah Kabupaten Berau kembali menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2020. Penghargaan diterima Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim, Dedek Nandemar.

Hadir dalam penyerahan tersebut Wakil Bupati Berau, Gamalis; Sekkab Berau, M Gazali; Plt Asisten III Sekkab Berau, Maulidiyah; dan Kepala Dinas PU Berau, Andi Marawanggeng. Penyerahan juga diberikan kepada masing-masing kabupaten/kota di Kaltim.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim, Dedek Nandemar mengatakan bahwa penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia kepada pemerintah daerah atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2020 dengan opini wajar tanpa pengecualian.

Ia bangga karena saat ini sebagian besar pemerintah daerah se-Kaltim meraih opini WTP. Hal itu, kata dia, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah mengelola dan melaporkan keuangan dengan baik. “Selain capaian opini WTP, kami mendorong belanja daerah yang berkualitas,” ungkapnya.

Dedek juga menyampaikan beberapa catatan perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk bisa dievaluasi. Di antaranya penerimaan penggunaan dana atau bantuan yang merupakan sumbangan pihak ketiga dan belanja tidak terduga untuk penanganan Covid-19.

Karena, masih ada pelaporan yang dinilai belum akuntabel untuk secepatnya diperbaiki. Selanjutnya penyertaan modal kepada perusda yang selama ini masih belum dikelola maksimal sesuai prinsip tata pemerintahan baik. "Jadi masih perlu pengawasan lagi. Begitu juga dengan penempatan aset di perusda," katanya.

BPK berharap masukan yang telah diberikan bisa ditindaklanjuti secepatnya. Hal ini sebagai bukti keseriusan dan kesungguhan pemerintah daerah mewujudkan tata pemerintahan dan pengelola keuangan yang baik, bersih, dan transparan.

"Kepala OPD juga bisa memanfaatkan dan menggunakan informasi dalam pemeriksaan LKPD ini dalam menjalankan tugas dan wewenang untuk kelola keuangan daerah sesuai peraturan perundangan," harapnya.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengapresiasi seluruh pihak yang berkomitmen penuh mewujudkan pengelolaan keuangan yang bersih, akuntabel dan transparan. Sehingga, capaian pengelolaan keuangan dengan opini WTP ini bisa kembali dipertahankan. Menurutnya, tidak mudah untuk mempertahankan ini karena diperlukan komitmen dan konsistensi penuh dari seluruh elemen.

Menurutnya, tujuan pemeriksaan atas laporan keuangan ini untuk memberikan opini/pendapat atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan dengan kriteria kesesuaian standar akuntasi pemerintahan. Selain itu kecukupan pengungkapan atau adequate disclosures, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

"Walaupun dalam pelaksanaannya masih ada beberapa kegiatannya harus diperbaiki dan akan menjadi catatan serta pengalaman yang berharga untuk pengelolaan keuangan pada tahun akan datang. Semoga Berau semakin maju dalam tata kelola keuangan yang bersih, efektif, efisien, transparan dan akuntabel," harapnya.

Ditambahkan Wabup Gamalis, prestasi ini menjadi semangat untuk melaksanakan pengelolaan keuangan daerah dengan akuntabel dan transparansi. Mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan dengan baik. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini bekerja sama dengan baik dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah di Berau.

"Selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Berau, yang telah menunjukkan kinerja terbaik, berkontribusi positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Catatan yang diberikan akan kita evaluasi untuk secepatnya dibenahi," pungkasnya. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar