kaltimkece.id PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) guna menjaga keandalan operasional pembangkit listrik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK), Bidang Operasi dan Pemeliharaan yang berlangsung pada 9-11 Juni 2026.
Kegiatan yang digelar di lingkungan UBP Mahakam tersebut diikuti oleh pegawai yang telah memenuhi persyaratan sertifikasi. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan setiap tenaga teknik memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional. Dalam mendukung operasional pembangkit yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Di tengah perkembangan industri ketenagalistrikan yang semakin dinamis, kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penting dalam menjaga performa pembangkit. Karena itu, sertifikasi tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan aspek regulasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis. Untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional.
Dalam proses sertifikasi tersebut, peserta menjalani asesmen yang dilakukan oleh asesor kompetensi. Penilaian mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar kompetensi di bidang operasi dan pemeliharaan pembangkit. Hasil sertifikasi diharapkan dapat menjadi pengakuan atas kemampuan individu, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kinerja di lingkungan kerja.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Syafi'i, menegaskan bahwa keandalan pembangkit sangat bergantung pada kualitas SDM yang mengoperasikannya.
"Keandalan pembangkit tidak lahir secara kebetulan. Di balik setiap megawatt listrik yang dihasilkan, terdapat insan-insan kompeten yang bekerja dengan standar terbaik. Melalui Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan ini, kami memastikan setiap personel memiliki kapabilitas yang terukur. Sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, aman, dan andal dalam mendukung ketahanan energi nasional," ucap Syafi'i.

Menurut Syafi'i, penguatan kompetensi SDM merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlangsungan operasional perusahaan. Dengan tenaga teknik yang tersertifikasi dan memiliki kemampuan sesuai standar, perusahaan dapat terus menjaga keandalan pembangkit, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
Pelaksanaan SKTTK juga menjadi wujud nyata penerapan nilai-nilai Pancasila melalui pembangunan manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing. PLN Indonesia Power UBP Mahakam meyakini bahwa keberhasilan operasional pembangkit tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan infrastruktur. Tetapi juga oleh kompetensi dan profesionalisme para insan yang menjalankannya.

Melalui program sertifikasi ini, PLN Indonesia Power UBP Mahakam kembali menegaskan komitmennya dalam membangun SDM unggul sebagai fondasi utama operasional pembangkit. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, perusahaan optimistis mampu menjaga kinerja pembangkit tetap andal, efisien, dan berkelanjutan. Guna menghadirkan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional.(*)