PARIWARA

Pembangunan Pelabuhan Gurimbang Dibidik Investor, Ditarget Rampung 1,5 Tahun

person access_time 2 months ago remove_red_eyeDikunjungi 777 Kali
Pembangunan Pelabuhan Gurimbang Dibidik Investor, Ditarget Rampung 1,5 Tahun

Sri Juniarsih ketika meninjau lokasi pembangunan pelabuhan di Berau. (istimewa)

Pembangunan pelabuhan baru tidak menggunakan APBD sama sekali.

Ditulis Oleh: PARIWARA
02 Agustus 2021

kaltimkece.id Upaya pemindahan Pelabuhan Tanjung Redeb ke lokasi yang lebih luas dan strategis terus digenjot Pemkab Berau. Bahkan disebutkan Bupati Berau, Sri Juniarsih, sudah ada investor ingin memodali rencana tersebut.

Adanya investor baru masuk Bumi Batiwakkal dengan menawarkan pembangunan pelabuhan baru tentu menjadi angin segar. Pasalnya, pembangunan pelabuhan pengganti itu nanti tidak menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sama sekali. Semua murni dari swasta.

“Dengan lahan 10 hektare dan hanya butuh waktu 1,5 tahun pembangunan sudah bisa digunakan, tentu ini tawaran menarik. Kami mencari yang cepat dan efektif. Apalagi lokasi pelabuhan yang saat ini sudah sempit,” ujar Bupati Sri Juniarsih, Minggu, 2 Juli 2021.

Apalagi, pihak investor tersebut telah melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah dan sudah ditindaklanjuti. Lokasi yang ditawarkan adalah pelabuhan yang berlokasi di Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung.

Artinya, dengan adanya tawaran tersebut, sebagai alternatif selain Pelabuhan Mantaritip saat ini, Pelabuhan Gurimbang cukup menjanjikan. Karena menurut Sri Juniarsih, tidak mungkin akan terus menggunakan jalan yang hanya standar jalan umum dalam mobilisasi kontainer.

“Lama kelamaan pasti akan rusak,” ucapnya.

Meski begitu, pihaknya belum mengetahui berapa nilai investasi akan masuk di Pelabuhan Gurimbang. Yang pasti, kata dia, Pelabuhan Gurimbang menjadi yang paling cocok menggantikan Pelabuhan Tanjung Redeb karena pembangunannya tidak butuh waktu lama. Berbeda dengan Pelabuhan Mantaritip yang masih butuh waktu empat tahun lagi baru terkoneksi ke Limunjan. 

Terkait kapan pelabuhan Tanjung Redeb itu dipindah, Pemkab tetap melihat kesiapan dua pelabuhan alternatif yang ada. Siapa yang lebih dulu siap, itu yang kemungkinan besar akan segera digunakan.

“Semakin banyak pelabuhan semakin bagus, roda perputaran ekonomi semakin kuat. Sebenarnya tidak ada yang perlu dikalahkan. Karena yang paling berdampak positif nanti tentu masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar