PARIWARA

Rajai Klasemen setelah Podium Ganda di Aragon GP, Suzuki Ukir Sejarah Baru MotoGP

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 198 Kali
Rajai Klasemen setelah Podium Ganda di Aragon GP, Suzuki Ukir Sejarah Baru MotoGP

Alex Rins keluar sebagai juara Aragon GP, Spanyol, 17-18 Oktober 2020. (istimewa)

Suzuki menang besar di Aragon GP. Modal pimpin klasemen kategori tim dan pebalap.

Ditulis Oleh: PARIWARA
19 Oktober 2020

kaltimkece.id Mengawali start bukan dari posisi terdepan tak jadi soal bagi Alex Rins dan Joan Mir yang menunggangi Suzuki GSX-RR. Dengan kematangan bakat, nyali, dan performa motor, keduanya beserta Team Suzuki Ecstar MotoGP mampu meraih juara podium 1 dan 3. Sekaligus memimpin poin klasemen pebalap di Aragon GP, Spanyol, 17-18 Oktober 2020.

Kemenangan tersebut juga menjadi double podium kedua Suzuki Ecstar musim ini. Serta mencatatkan beberapa torehan penting pada MotoGP musim 2020. 

Duo pebalap Suzuki Ecstar MotoGP tersebut menjajal 23 lap Sirkuit Aragon dengan percaya diri dan optimistis. Sejak sesi kualifikasi keduanya memang menjanjikan dengan Suzuki GSX-RR. Terbukti, Rins dan Mir mampu meraih podium ganda. Alex Rins finis di posisi satu dan Joa Mir di tempat ketiga.

Performa Rins memang sangat impresif sejak balapan dimulai. Melaju kencang dari posisi grid kesepuluh, melewati beberapa pebalap dan dengan cepat merangsek ke posisi empat. Pada lap ketiga, ia meraih tempat ketiga dan terus memacu motornya  hingga mencatatkan lap tercepat balapan hari itu saat mencuri posisi kedua pada lap keenam.

Melewati lawan satu per satu tak membuat kecepatannya mengendur. Pada lap sembilan, Rins menjadi yang terdepan dan memimpin balapan. Posisinya sempat ditekan Alex Marquez namun konsistensi di atas sirkuit membuatnya tak terkejar.

Capaian podium 1 pun berhasil diraihnya. Menjadi kemenangan besar di arena yang juga kandangnya tersebut. Meskipun performanya sempat terseok-seok pada 2020 ini. “Saya sangat emosional. Pada awal musim saya benar-benar kesulitan. Namun sejak itu saya bersama tim terus berusaha keras. Hingga sekarang kami berhasil menang. Rasanya luar biasa!” sebut Rins setelah balapan.

Kemenangan tersebut juga menjadi yang pertama. Alex Rins pun tinggal terpaut 36 poin dari puncak klasemen pebalap yang notabene dipegang rekan setimnya, Joan Mir. Saya tidak yakin bisa menang dari urutan ke-10 di grid. Ketika saya menyalip para pebalap, saya merasa memiliki kecepatan yang baik. Performa motor juga sangat baik,” lanjut Rins.

Saya merasa sangat rileks meski ada Marquez dan Joan di belakang. Sulit untuk mengulang hal ini pekan depan. Yang pasti saya akan mencoba yang terbaik. Rasanya luar biasa bisa kembali ke tangga teratas, sambungnya.

Rekan setimnya, Joan Mir, juga tampil rileks sejak awal balapan. Melaju di posisi kelima pada lap ketiga, lap berikutnya ia mencatatkan putaran tercepatnya. Hingga pada lap kedelapan, manuver magisnya berhasil melewati dua pebalap sekaligus.

Mir bahkan sempat menekan duo terdepan Alex Rins dan Alex Marquez. Namun ketika garis finis makin dekat, cengkeramannya berkurang. Mir memutuskan bermain aman. Podium ketiga juga sudah cukup baginya menjadi modal memasuki balapan pekan depan dengan status pemimpin klasemen pebalap.

Saya sebenarnya berharap sedikit lebih tinggi dari balapan ini. Pada awalnya kecepatan saya sangat bagus dan saya mempertahankannya dengan baik. Tetapi pada beberapa lap terakhir saya mulai kesulitan dengan ban depan sedangkan ban belakang lebih mencengkeram. Pada akhirnya lebih baik mengambil posisi ketiga daripada mengambil risiko,” terang Mir setelah balapan.

Mir sangat senang bisa memimpin klasemen pebalap. Namun, ia menyadari masih ada empat balapan harus dilalui. Apapun masih bisa terjadi. Saya sangat menantikan akhir pekan depan dan semoga saya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi," imbuhnya.

Dengan kemenangan tersebut, Suzuki kini mencatatkan beberapa peristiwa bersejarah pada musim 2020. Suzuki Ecstar mengambil alih posisi kepemimpinan di kategori Kejuaraan Tim. Kemenangan Alex Rins sekaligus menjadi rekor baru sebagai pebalap non-juara dunia berhasil memenangkan Aragon GP, sejak terakhir kali terjadi pada musim balap 1999. Bagi Joan Mir, ia menjadi pemimpin klasemen pertama dari Suzuki setelah 20 tahun lalu yang diraih Kenny Robert Jr. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar