PARIWARA

Tim Basket Ibu Kota Kaltim Terbagi Dua Kubu, 11 Klub Binaan Wawan Tak Ikuti Validasi Perbasi Samarinda

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 256 Kali
Tim Basket Ibu Kota Kaltim Terbagi Dua Kubu, 11 Klub Binaan Wawan Tak Ikuti Validasi Perbasi Samarinda

Muhammad Ridwan atau akrab disapa Haji Wawan, pembina 11 klub basket di Samarinda. (giarti ibnu lestari/kaltimkece.id)

Muhammad Ridwan yang membina 11 klub basket menahan diri bergabung ke Perbasi Samarinda sebelum poin-poin tuntutannya dipenuhi.

Ditulis Oleh: Giarti Ibnu Lestari
23 Oktober 2020

kaltimkece.id Pegiat basket di Samarinda kini terbagi dua kubu. Antara Perbasi Samarinda yang diketuai Nur Zaid dengan kubu Muhammad Ridwan yang mengasuh 11 klub. Ada keinginan kedua kubu bergabung dan sama-sama benaung di Perbasi Samarinda. Namun hingga kini belum menemui sepakat.

Situasi mulai memuncak saat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Samarinda meminta seluruh klub basket di Ibu Kota Kaltim melalukan verifikasi dan validasi pada 20-21 Oktober 2020 di kantor KONI Samarinda. Tahapan ini sebagai kesempatan luas kepada seluruh pengurus dan anggota klub basket mendapat legalitas serta perlindungan hukum di bawah naungan Perbasi Samarinda. Namun demikian, Muhammad Ridwan menegaskan tidak akan menyerahkan berkas validasi 11 klub binaannya tersebut. "Kami akan serahkan persoalan tersebut ke Perbasi Kaltim untuk menelaah keabsahan klub yang ada dibawah naungan saya," sebut Wawan, sapaan akrabnya, kepada kaltimkece.id, Jumat, 23 Oktober 2020. 

Antara Wawan dan Nur Zaid sebenarnya sempat bertemu membicarakan persoalan tersebut dalam tatap muka yang diinisiasi Ketua KONI Samarinda Aspian Noor. Wawan pun mengemukakan poin-poin yang perlu disepakati sebagai syarat kubunya melebur ke Perbasi Samarinda

"Saya berharap kedua kubu bisa melebur menjadi satu. Atlet-atlet basket yang ada dalam klub dari dua kubu ini juga bisa melebur. Bahasa kasarnya, pihak kami yang tidak diakui ini dapat dirangkul untuk kebaikan bersama," ucap Wawan yang merupakan pengusaha di bidang pelayaran dan galangan kapal. "Untuk menyatukan itu kan perlu poin-poin yang dibahas, termasuk pandangan dan ide-ide dari kami," sambungnya.

Saat ini Wawan membina 11 klub basket di Samarinda. Terdiri dari Panseb, Puma, Mahakam, Tunas Jaya, Mandiri, Bintang Timur, Indonesia Muda, Alba, Milons, Sonic, dan Ultimate. Sampai saat ini, 11 klub asuhannya disebut masih mendapat pembinaan dan mengikuti laga antarpelajar maupun klub. Aktivitas 11 klub tersebut juga masih berjalan normal dan berlatih seperti biasa.

"Kami tidak akan bergabung selama poin-poin rekonsiliasi kami tidak di dengar," imbuhnya.

Sementara itu, Nur Zaid mengungkapkan bahwa Perbasi Samarinda saat ini berusaha mengembalikan tupoksi antara komunitas dan klub basket. Sehingga verifikasi menjadi hal yang sangat penting. "Saat ini banyak komunitas menamakan dirinya klub. Padahal tidak memiliki binaan pelatih dan yang paling penting tidak memiliki binaan usia sebagaimana dibutuhkan Perbasi Samarinda sebagai penyedia atlet di cabang olahraga bola basket," ucap Nur Zaid, dikonfirmasi Jumat sore.

Nur Zaid menegaskan keinginannya turut merangkul kubu Wawan. Namun, sebagai klub, kubu Wawan mesti mengikuti dulu verifikasi dan validasi. "Tahapan itu dulu. Mereka bersedia dulu bergabung di Perbasi Samarinda untuk kita benahi. Setelah itu kita rangkum dan apabila ada syarat-syarat yang tidak mereka penuhi, secara bertahap kita benahi dan kami laporkan kepada pengurus provinsi (Pengprov) Perbasi Kaltim dan Pengurus Besar (PB) Perbasi," urai Zaid.

Menurut Zaid, tahapan tersebut sudah sesuai anggran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART) Perbasi. Klub yang divalidasi dan verifikasi, kemudian dicek kembali setelah dua tahun untuk dievaluasi kinerjanya. "Apalagi ini bantuan pemerintah, saat kita berikan kepada klub, apabila klub tersebut tidak memiliki legal standing, kami dari Perbasi pasti dipermasalahkan," terangnya. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar