Kesehatan

Aksi Nyata Mahasiswa Kedokteran Unmul Menjaga Kesehatan Anak, Gelar Khitanan Massal dan Seminar

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 213 Kali
Aksi Nyata Mahasiswa Kedokteran Unmul Menjaga Kesehatan Anak, Gelar Khitanan Massal dan Seminar

Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman, menggelar khitanan massal, Sabtu, 18 Juni 2022. (foto: istimewa)

Kedua kegiatan ini diikuti ratusan orang. Wujud pengabadian mahasiswa kepada masyarakat.

Ditulis Oleh: Samuel Gading
20 Juni 2022

kaltimkece.id Sebanyak 119 lelaki berusia anak berkumpul di Pusat Keterampilan Medik Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Mulawarman, Samarinda. Satu per satu dari mereka kemudian berbaring di kasur yang telah disiapkan panitia. Sebagian kelopak kulit saluran pembuangan airnya lantas disirkumsisi petugas medis.

Sabtu, 18 Juni 2022, anak-anak Samarinda itu menjalani khitanan massal gratis bertajuk Baksos Raya Fakultas Kedokteran Unmul. Kegiatan ini diselenggarakan enam organisasi kemahasiswaan FK Unmul. Keenamnya adalah Badan Eksekutif Mahasiswa, Tim Bantuan Medis Azygos, Keluarga Mahasiswa Muslim Asy-Syifaa’, Himpunan Mahasiswa Kedokteran, Himpunan Mahasiswa Kedokteran Gigi, dan Himpunan Mahasiswa D3 Keperawatan.

“Alhamdulillah, dukungannya luar biasa. Jumlah tenaga medis dan panitia yang membantu sekitar 43 orang,” kata Presiden BEM FK Unmul, Affan Aswin, kepada kaltimkece.id.

Lebih jauh, Affan menjelaskan, khitanan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kesehatan anak-anak. Berdasarkan laporan Pusat Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, kata dia, sirkumsisi memiliki dampak kesehatan yang baik seperti mencegah terinfeksi HIV. “Apalagi, menurut kepercayaan orang muslim, hal itu wajib dilakukan. Jadi, setali tiga uang,” jelasnya.

Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi anak-anak mengikuti khitanan. Diantaranya, sebut Affan, berumur di atas 6 tahun, sehat jasmani, dan bersedia menempuh skrining sebelum disunat. Setelah seluruh syarat dipenuhi, barulah proses sunat dilangsungkan. “Sebelum pandemi, organisasi FK juga sering mengadakan kegiatan seperti ini,” imbuhnya.

_____________________________________________________INFOGRAFIK

Sebelum mengadakan khitanan massal, FK Unmul juga menggelar seminar kesehatan mental bagi anak muda pada Sabtu, 14 Mei 2022. BEM FK Unmul menghadirikan spesialis kedokteran jiwa, dr Mariati Herlina Sitinjak, dalam diskusi tersebut. Acara diikuti sekitar 100 peserta yang mayoritas berasal dari generasi Z dan millenial.

Ada dua subtema yang dibahas dalam seminar tersebut, yaitu, quarter life crisis in a nutshell dan manajemen stres; serta kecemasan dalam menghadapi problematika kehidupan di masa dewasa. Affan menerangkan, tema tersebut dipilih karena sejatinya kesehatan mental berkelindan dengan kesehatan fisik. Menurutnya, masyarakat, khususnya anak muda, perlu mengetahui cara terbaik dalam mengelola stres dan mengenal diri sendiri. Kesehatan mental bukan persoalan sepele yang bisa dikesampingkan.

Affan mengaku bersyukur kegiatan seminar dan khitanan berjalan lancar. Ia menjelaskan, kedua agenda tersebut dibuat sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Agenda tersebut diyakini tidak mungkin berjalan baik tanpa dukungan banyak pihak. (*)

Editor: Surya Aditya

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar