Balikpapan

Anehnya Kebijakan Pusat di Balikpapan, PPKM Level III Hanya Dua Hari dan Berkutat Lagi di Level IV

person access_time 3 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 422 Kali
Anehnya Kebijakan Pusat di Balikpapan, PPKM Level III Hanya Dua Hari dan Berkutat Lagi di Level IV

Ilustrasi wajah Balikpapan pada malam hari.

Padahal Balikpapan bukan wilayah aglomerasi, jumlah penduduk tidak banyak, capaian vaksinasinya tertinggi di Kaltim.

Ditulis Oleh: Surya Aditya
22 September 2021

kaltimkece.id Sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan berkumpul di Balai Kota pada Sabtu siang, 18 September 2021. Mereka mengikuti rapat yang diselenggarakan pemerintah pusat melalui aplikasi Zoom. Dipimpin Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto, pertemuan membahas evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa dan Bali.

Airlangga Hartarto yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengumumkan, level PPKM Balikpapan turun dari IV menjadi III. Pejabat Pemkot Balikpapan bersuka cita menyambutnya. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, tak henti-hentinya bersyukur.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh keluarga Balikpapan. Tapi, jangan jemawa dulu. Pandemi masih terjadi. Itu juga arahan dari Pak Menteri,” ujar Rahmad, selepas mengikuti rapat tersebut.

Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan, Zulkifli, menjelaskan alasan pemerintah pusat menurunkan level PPKM Balikpapan. Kasus pandemi di Balikpapan dianggap sudah bisa dikendalikan. Angka kematiannya berkisar satu hingga dua orang per hari. Pemerintah pusat pun melabeli Balikpapan berstatus kuning sebagai tanda penularan Covid-19 yang menurun. Bahkan, sebut Zulkifli, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa level PPKM Balikpapan bisa kembali diturunkan dari tiga menjadi dua.

“Itu untuk melancarkan Balikpapan menjadi tuan rumah liga dua,” ungkap Zulkifli kepada kaltimkece.id, Selasa, 21 September 2021.

Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, Pemkot Balikpapan mewacanakan pelonggaran PPKM. Pembelajaran tatap muka (PTM) disiapkan. Kuota pengunjung wisata dan mal, dari semula 25 persen, menjadi 50 persen. Seluruh bioskop di Kota Minyak juga diperbolehkan beroperasi.

Kembali Level IV

Akan tetapi, keriangan itu hanya bertahan dua hari. Sebermula dari Airlangga Hartarto yang menggelar konferensi pers perkembangan PPKM di stasiun televisi nasional pada Senin sore, 20 September 2021. Ia menyampaikan, ada 10 kota dan kabupaten yang masih berstatus PPKM level IV mulai 21 September sampai 4 Oktober 2021. Dua di antaranya adalah Balikpapan dan Kutai Kartanegara. Airlangga menjelaskan, PPKM level IV diperpanjang karena aglomerasi, jumlah penduduk, dan capaian vaksinasi Covid-19 masih di bawah 50 persen.

Di sinilah keanehannya. Zulkifli yang kaget setelah menonton pengumuman tersebut bingung dengan. Balikpapan, sebut dia, bukan wilayah aglomerasi. Jumlah penduduk Balikpapan tak sebanyak Samarinda yang saat ini menerapkan PPKM level II. Bahkan, Balikpapan adalah daerah dengan capaian vaksinasi tertinggi di Kaltim.

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty, menyampaikan bahwa target penerima vaksin adalah 526.955 warga Balikpapan. Saat ini, capaian vaksinasi sudah 49,9 persen, hanya selisih 0,1 persen dari syarat PPKM level III. Dio, panggilan Andi Sri, optimistis, level PPKM Balikpapan turun pada kesempatan berikutnya.

“Kami menargetkan, setiap hari memvaksin satu persen dari target penerima vaksin. Jadi, pekan ini capaian vaksinasi diharpkan sudah 57 persen,” kata Dio.

Pemkot Balikpapan akhirnya tak bisa berbuat banyak. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Balikpapan telah menggelar rapat membahas perpanjangan PPKM level IV. Hasilnya, rencana menggelar PTM, membuka bioskop, dan menambah kuota pengunjung wisata dan mal, dibatalkan. Kuota pengunjung wisata dan mal tetap sebanyak 25 persen dari total kapasitas. (*)

Editor: Fel GM

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar