• Berita Hari Ini
  • Warta
  • Historia
  • Rupa
  • Arena
  • Pariwara
  • Citra
Kaltim Kece
  • WARTA
  • BALIKPAPAN
  • Getir Orang Tua yang Tiga Anaknya Tenggelam di Balikpapan

WARTA

Getir Orang Tua yang Tiga Anaknya Tenggelam di Balikpapan

Dari enam yang meninggal di kubangan, tiga anak adalah kakak-beradik. Betapa hancur hati orang tua mereka.
Oleh Surya Aditya
18 November 2025 21:00
Seorang warga menunjukkan kubangan yang menewaskan enam anak di Balikpapan Utara, Senin, 17 November 2025. FOTO: SURYA ADITYA-KALTIMKECE.ID
Seorang warga menunjukkan kubangan yang menewaskan enam anak di Balikpapan Utara, Senin, 17 November 2025. FOTO: SURYA ADITYA-KALTIMKECE.ID

kaltimkece.id Dikelilingi perempuan sebaya dan sanak famili, Bunda, sebut saja nama perempuan 32 tahun itu demikian, hanya duduk terpekur di sudut ruangan. Tak sepatah kata pun keluar dari perempuan berkerudung hijau itu. Kedua matanya yang sembap menatap kosong ke luar ruangan. Dalam 12 jam terakhir, tubuhnya berkali-kali limbung.

Siang itu, Selasa, 18 November 2025, Bunda baru saja mengantarkan tiga buah hatinya ke peristirahatan terakhir di sebuah tempat pemakaman umum di Kecamatan Balikpapan Utara. Anak-anak yang selalu bisa mengundang senyumannya telah meninggal dunia dalam sebuah tragedi.

Sebermula ketika keempat anak Bunda meninggalkan rumah mereka di Balikpapan Utara, Senin sore, 17 November 2024. Bersama seorang sepupu dan dua teman, mereka menuju sebuah kubangan besar. Jarak antara rumah anak-anak dengan kolam di lahan terbuka itu sekitar 500 meter.

Di tengah jalan, anak bungsu Bunda pulang. Tersisa enam anak yang melanjutkan perjalanan. Setelah menyusuri jalan kecil, menuruni bukit yang landai, mereka pun tiba. Keenam anak itu segera menceburkan diri ke kubangan. Selanjutnya adalah tragedi. Anak-anak itu tenggelam di kubangan sedalam lebih dari 4 meter tersebut.

Bunda dan suaminya, panggil saja Abah, 30 tahun, sedang berkebun sekitar 1 kilometer dari rumah ketika mendengar kabar tersebut dari warga. Mereka buru-buru pulang. Betapa hancur hati Bunda dan Abah. Dua anak mereka tak sadarkan diri setelah ditemukan sementara satu anak yang lain masih dalam pencarian.

"Saya sudah coba pompa perut anak saya. Sudah juga saya gendong dengan posisi terbalik, namun tetap tak ada aktivitas," cerita Abah kepada kaltimkece.id sepulang dari pemakaman.

Kedua anak tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Kanujoso Djatiwibowo. Rumah sakit menyatakan, anak-anak itu sudah tak bernyawa. Di tempat terpisah, tim pencarian dan pertolongan terus berupaya menemukan empat korban yang lain. Operasi pencarian berakhir selepas isya. Semua korban ditemukan tak bernyawa.

Dari enam korban yang meninggal, tiga anak yang berusia 12 tahun, 11 tahun, dan 7 tahun adalah putra-putri Bunda dan Abah. Seorang anak berikutnya adalah keponakan Bunda dan Abah, dua yang lain adalah teman anak-anak tersebut.

"Korban-korban ditemukan di kedalaman air sekitar 4 sampai 6 meter," jelas Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan, Endrow Sasmita.

Sementara menurut keterangan Abah, dari tiga anaknya yang menjadi korban, hanya satu anak yang sekolah. Ia mengatakan, putra-putrinya itu sangat penurut.

Abah juga sempat berjanji kepada seorang anaknya yang berusia 7 tahun dan gemar bermain gim. Ia akan membelikan ponsel apabila putranya itu sudah pandai membaca dan berhitung. Sejak saat itu, anaknya rajin belajar. Sayangnya, sebelum janji itu ditunaikan, putranya lebih dulu kembali ke Sang Khalik.

"Mungkin, Tuhan lebih sayang sama mereka," tutur Abah dengan mata berkaca-kaca.

Kubangan yang merenggut enam anak itu beririsan dengan sebuah perumahan elite di Balikpapan. Melalui keterangan tertulis, manajemen perumahan mengucapkan belasungkawa sekaligus membantah kubangan masuk wilayah mereka. Lokasi kolam terbuka itu hanya berbatasan dengan kompleks.

"Area itu tidak dalam wilayah pengembangan kami," demikian bunyi keterangan tertulis itu.

Kepala Kepolisian Sektor Balikpapan Utara, Ajun Komisaris Polisi Agus Fitriad, menyampaikan, timnya tengah menyelidiki kasus ini. Kepolisian juga masih mencari tahu pemilik kubangan itu. Dalam waktu dekat, kepolisian mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi. (*)

Redaksi menyamarkan identitas narasumber serta tidak menyebut lokasi dengan detail karena pertimbangan seluruh korban adalah anak-anak; serta sebagai upaya menghindari dampak dan trauma jangka pendek maupun jangka panjang bagi keluarga yang ditinggalkan. Dimohon permaklumannya.

Editor : Cony Harseno

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi kaltimkece.id

Gabung Channel WhatsApp
  • Alamat
    :
    Jalan KH Wahid Hasyim II Nomor 16, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara.
  • Email
    :
    [email protected]
  • Phone
    :
    08115550888

Warta

  • Ragam
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Humaniora
  • Nusantara
  • Samarinda
  • Kutai Kartanegara
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Paser
  • Penajam Paser Utara
  • Mahakam Ulu
  • Kutai Timur

Pariwara

  • Pariwara
  • Pariwara Pemkab Kukar
  • Pariwara Pemkot Bontang
  • Pariwara DPRD Bontang
  • Pariwara DPRD Kukar
  • Pariwara Kutai Timur
  • Pariwara Mahakam Ulu
  • Pariwara Pemkab Berau
  • Pariwara DPMD Kutai Kartanegara
  • Pariwara DPRD Kaltim
  • Pariwara Diskominfo Kaltim

Rupa

  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Musik
  • Risalah
  • Sosok

Historia

  • Peristiwa
  • Wawancara
  • Tokoh
  • Mereka

Informasi

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2018 - 2026 Copyright by Kaltim Kece. All rights reserved.