Balikpapan

Habis Pandemi, Terbitlah Bansos, Penerima Bantuan di Balikpapan Dapat Rp 900 Ribu Per Orang

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 321 Kali
Habis Pandemi, Terbitlah Bansos, Penerima Bantuan di Balikpapan Dapat Rp 900 Ribu Per Orang

Pemkot Balikpapan menyerahkan BST senilai Rp 300 ribu. (foto: surya aditya/kaltimkece.id)

Angin segar buat warga Balikpapan. Bantuan penanganan pandemi dari pemkot dan Kemensos segera disalurkan.

Ditulis Oleh: Surya Aditya
04 Oktober 2021

kaltimkece.id Pemkot Balikpapan segera menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) tahap dua senilai Rp 300 ribu per orang. Ada ribuan warga Kota Minyak yang bakal mendapatkan bantuan penanganan pandemi Covid-19 ini. Di antaranya adalah olahragawan dan musisi. Penyaluran bantuan berlangsung selama empat hari.

Senin, 4 Oktober 2021, Pemkot Balikpapan yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia menyerahkan BST kepada 20 warga secara simbolis di Balai Kota. Masing-masing warga mendapatkan bantuan uang senilai Rp 300 ribu. Selanjutnya, penyaluran BST dilanjutkan pada 7-10 Oktober 2021. Warga yang terpilih mendapatkan BST bisa mengambilnya di Gedung Kesenian (Sepinggan), Gedung Olaharaga Manggar Baru dan Baru Ulu, serta kantor-kantor pos.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud, menyebut, jumlah penerima BST yang bersumber dari APBD Balikpapan ini sebanyak 6.282 orang. Semua penerima dipilih oleh sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah Balikpapan. Seperti Dinas Perhubungan yang mengusulkan penerima BST adalah driver ojek online, pangkalan, angkot, taksi bandara, hingga buruh pelabuhan.

_____________________________________________________PARIWARA

Selain itu, korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diusulkan Dinas Ketenagakerjaan juga mendapatkan BST. Kemudian pedagang pasar tradisional dan pedagang kaki lima dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian. Termasuk olahragawan dan musisi yang menjadi anjuran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata.

“Selama pandemi, olahraga dan live music ‘kan jarang digelar. Jadi, mereka juga terdampak,” terang Rahmad kepada kaltimkece.id.

Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Purnomo, menambahkan, timnya menerima lebih 5.000 berkas calon penerima BST dari sejumlah SKPD. Namun, setelah diverifikasi, tidak semuanya diterima. Masalahnya, ada calon penerima yang bukan warga Balikpapan.

“Syarat penerima bantuan ini adalah memiliki KTP Balikpapan. Kami juga mencocokan NIK-nya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” jelas Purnomo.

Ribuan Orang Tak Mendapatkan BST

Kepala Kantor Pos Cabang Balikpapan, Taufik Dadi Marala, menyebut, Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian adalah yang paling banyak menentukan penerima BST. Rincinya, sebanyak 374 penerima direkomendasikan Dishub, 120 penerima dari Disporapar, dan 4.367 penerima dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian.

“Kalau berhalangan hadir pada hari H, BST bisa diambil di kantor pos Klandasan,” ujar Taufik.

_________________________________________________INFOGRAFIK

Dia turut membeberkan evaluasi penyaluran BST tahap pertama. Dikatakan bahwa ada ribuan warga yang tidak mendapatkan BST pada tahap tersebut. Dari 14.406 target penerima BST tahap pertama, yang terealisasi hanya 52 persen atau 7.491 orang. Hal ini dikarenakan banyak warga yang sudah mendapatkan bantuan penanganan pandemi dari pihak lain.

“Kami tidak bisa memberikan dobel bantuan sosial. Itu menabrak aturan yang ditetapkan BPK dan KPK,” jelas Taufik.

Selain BST dari Pemkot, Kantor Pos Balikpapan juga akan menyalurkan bantuan BST dari Kamentrian Sosial. Taufik menyebutkan, besaran bantuan yang menjadi tahap 15 dan 16 ini adalah Rp 600 ribu per orang. Akan tetapi, ia tak menjelaskan kapan bantuan tersebut disalurkan karena masih berupa wacana.

“Kalau jadi, diperkirakan ada 6 ribu warga Balikpapan yang menjadi penerima BST dari Kemensos,” tutupnya.

Editor: Surya Aditya

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar