Berau

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Aktivitas Pariwisata di Berau Dipastikan Jalan Terus

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 194 Kali
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Aktivitas Pariwisata di Berau Dipastikan Jalan Terus

Kepala Disbudpar Berau, Masrani. (dedi warseto/kaltimkece.id)

Pemkab Berau mendorong industri pariwisata selama masa pandemi menerapkan ketat protokol kesehatan.

Ditulis Oleh: Dedi Warseto
08 September 2020

kaltimkece.id Kasus positif Covid-19 di Berau terus meningkat. Tercatat 71 kasus terkonfirmasi positif. Pemkab Berau makin gencar menyosialisasikan masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan. Lantas bagaimana dengan aktivitas pariwisata di Berau?  

Kabupaten ini merupakan salah satu daerah wisata di Kaltim. Dan hingga saat ini belum berencana menutup kunjungan wisata. Sejauh ini tempat-tempat wisata dipastikan menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Petugas atau pengelola juga disebut menjalankan imbauan dengan maksimal.

“Saat ini destinasi wisata baik pulau-pulau maupun daerah pesisir masih dibuka. Tapi, kalau memang nanti ada yang terkena bisa kita tutup,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Masrani.

Saat ini destinasi wisata di kepulauan masih menerapkan jalur masuk satu pintu. Setiap speedboat yang membawa tamu, harus menuju posko untuk pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan terhadap tamu sebelum selanjutnya menuju resor atau penginapan.

“Semua sudah kita imbau agar melakukan pemeriksaan dan posko pun dijaga maksimal. Baik dari tim kesehatan maupun aparat TNI/Polri. Selain itu, wisatawan Berau sendiri diminta menunjukkan identitas sedangkan dari luar diminta menunjukkan hasil rapid,” bebernya.

Sementara tempat wisata yang ramai dikunjungi seperti Labuan Cermin di Kecamatan Biduk-Biduk, wisata air panas di Kecamatan Biatan, dan Pulau Kakaban yang terkenal dengan ubur-ubur tak menyengat, dilakukan pembatasan. Baik dari segi pengunjung maupun waktu.

“Kalau seperti Labuan Cermin itu, kita minta kepada pengelola membatasi. Setiap dua jam masuk dan dilakukan bergantian. Sebelumnya memang sempat tak diindahkan namun saat ini mereka sudah melakukan hal itu,” bebernya.

Ia berharap para pelaku usaha pariwisata maupun guide dan para motoris bisa membantu pemerintah selalu memberi imbauan kepada para tamu. Sehingga dapat menerapkan protokol kesehatan demi keselamatan bersama. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar