Bontang

Buaya Penyerang Bocah di Loktuan Tertangkap, Teror Predator Air Tawar Diyakini Belum Berakhir

person access_time 2 months ago remove_red_eyeDikunjungi 367 Kali
Buaya Penyerang Bocah di Loktuan Tertangkap, Teror Predator Air Tawar Diyakini Belum Berakhir

Seekor buaya muara penyerang bocah di Loktuan berhasil ditangkap. (ilustrasi)

Sudah berulang kali serangan buaya terhadap warga Loktuan terjadi. Satu yang tertangkap, diyakini masih banyak yang berkeliaran.

Ditulis Oleh: Bobby Lolowang
25 September 2020

kaltimkece.id Seekor buaya membuat bocah 14 tahun di perairan Kampung Mandar RT 24 Loktuan, Kota Bontang nyaris tewas pekan lalu. Jumat dini hari, 25 September 2020, sekitar pukul 00.00 Wita, satwa buas tersebut berhasil diamankan.

Penangkapan dilakukan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim, dibantu Bhabinkamtibmas Loktuan, Taman Nasional Kutai, dan warga setempat. Operasi pencarian dilakukan sejak penyerangan terhadap bocah berinisial AN tersebut pada pekan lalu itu.

Titik terang didapat setelah pencarian difokuskan ke arah muara. Berkisar 500-700 meter daratan. Menggunakan kapal milik masyarakat setempat. Tiga jam pencarian sejak pukul 21.00 Wita, Kamis, 24 September 2020, petugas akhirnya berhasil menangkap dan mengevakuasi buaya.

Menurut Bhabinkamtibmas Loktuan, Aipda Bajur, buaya yang ditangkap tersebut merupakan predator yang telah menyerang bocah 14 tahun itu. “Saya lihat ada gigi buaya yang hilang. Nah, saat kejadian tempo hari, kami lihat ada gigi buaya yang menancap di paha korban,” ungkapnya.

Setelah buaya berbahaya tersebut diamankan, Aipda Bajuri meminta warga untuk tetap waspada. Mengingat ada kemungkinan beberapa buaya masih berkeliaran. “Jangan sampai ada korban lagi. Jangan berenang dulu,” sambungnya.

Sebelumnya, AN diserang buaya muara sekira 3 meter saat berenang di perairan Kampung Mandar Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kamis sore, sekitar pukul 17.30 Wita. Korban berhasil lolos setelah melawan dengan memukul bagian kepala buaya. AN yang terluka di leher dan pinggang, langsung dibawa ke Rumah Sakit PKT setelah kejadian tersebut.

Serangan buaya di Loktuan pada pekan lalu, bukanlah yang pertama pada 2020 ini. Sejak awal tahun, dilaporkan tiga serangan predator tersebut di kawasan Loktuan.

Pada 13 Januari 2020, korbannya anak 9 tahun warga RT 18. Diterkam saat berenang di kawasan Rawa Bakau. Beruntung nyawanya terselamatkan setelah berhasil ditolon kakak dan teman-temannya setelah menyerang buaya dengan kayu ulin.

Pada 26 Maret 2020, seorang nelayan di RT 06 Selambai, juga diserang buaya ketika tengah membersihkan perahunya. Beruntung pada saat bersamaan sebilah kayu jatuh mengenai kepala buaya tersebut. Hingga akhirnya pergi dan meninggalkan korban yang mengalami luka di bagian paha. (*)

 

Dilengkapi oleh koresponden kaltimkece.id di Bontang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar