Bontang

Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19, Warga Sempat Mendekat ke Peti Adi Darma

person access_time 2 years ago remove_red_eyeDikunjungi 4700 Kali
Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19, Warga Sempat Mendekat ke Peti Adi Darma

Ferza Agustia (baju hitam), putra pertama mantan Wali Kota Bontang bersama Basri Rase saat di wawancara media. (istimewa)

Ribuan warga ikut melepas kepergian Adi Darma ke tempat peristirahatan terakhir. Diwarnai takbir dan salawat di sepanjang jalan.

Ditulis Oleh: Bobby Lolowang
Kamis, 01 Oktober 2020

kaltimkece.id Adi Darma tutup usia Kamis, 1 Oktober 2020. Dimakamkan hari yang sama sesuai protokol Covid-19. Ribuan warga nekat mendekat pada prosesi pemakaman tersebut.

Adi Darma mengembuskan napas terakhir pada Kamis siang pukul 11.40 Wita di RSUD Taman Husada Bontang. Delapan hari sebelumnya, ia terkonfirmasi positif Covid-19 jelang pencabutan nomor urut pada Pilkada Bontang 2020 yang diikutinya bersama Basri Rase. Adi Darma yang menjabat wali kota Bontang 2011-2016, kembali bertarung dengan Basri Rase sebagai pendamping alias calon wakil wali kota periode mendatang.

Namun demikian, Adi Darma harus mengakhiri pertarugannya lebih cepat. Ferza Agustia, putra pertama Adi Darma, meminta semua pihak mendoakan almarhum ayahnya. “Tolong doakan Bapak saat salat. Bila ada utang piutang bisa datang ke kediaman kami,” kata Ferza.

Basri Rase yang saat itu ada di samping Ferza, tak bisa menahan kesedihan. Berulangkali ia mengusap air matanya dengan tisu. Bahkan tak sanggup berkata-kata saat diminta tanggapan oleh awak media mengenai kepergian Adi Darma. Basri hanya membalas dengan mengangkat kedua telapak tangannya.

Selepas Salat Asar, peti jenazah Adi Darma yang sudah dimasukan ke ambulans dan disalatkan di halaman parkir RSUD Taman Husada Bontang. Ratusan warga mengikuti prosesi tersebut. Sebelum ambulans meninggalkan RSUD, pihak keluarga kembali meminta warga Kota Taman mendoakan mantan wali kota yang dikenal murah senyum itu.

Diiringi suara tangis dan takbir serta salawat dari ratusan warga, ambulans akhirnya meninggalkan rumah sakit yang terletak di Jalan Letjen S Parman, menuju TPU Muslim Bontang Kuala yang berjarak sekitar 13 kilometer.

Hampir sepanjang jalan yang dilewati rombongan, suara takbir terus terdengar dari warga yang ada di pinggir jalan. Beberapa ratus meter sebelum tiba di TPU, laju rombongan tersendat ribuan warga yang ingin melihat Adi Darma untuk terakhir kalinya.

Beberapa di antaranya bahkan berusaha melihat langsung peti jenazah. Namun berhasil dicegah puluhan anggota TNI yang mengamankan. Pemakaman akhirnya bisa dilaksanakan sesuai protokol Covid-19. Hanya beberapa anggota keluarga terdekat diperbolehkan mengikuti sampai akhir. (*)

 

Dilengkapi oleh koresponden kaltimkece.id di Bontang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar