• Berita Hari Ini
  • Warta
  • Historia
  • Rupa
  • Arena
  • Pariwara
  • Citra
Kaltim Kece
  • WARTA
  • EKONOMI
  • MIF 2026 Datangkan Potensi Investasi Rp32,7 Triliun ke Kaltim

WARTA

MIF 2026 Datangkan Potensi Investasi Rp32,7 Triliun ke Kaltim

Kegiatan ini menjaring 321 investor dan telah meneken empat MoU. Investasi mengalir ke sektor hilirisasi SDA dan energi.
Oleh Giarti Ibnu Lestari
23 Oktober 2026 17:31
Salah satu capaian MIF 2026 adalah penandatanganan empat MoU di sektor hilirisasi dan energi dengan potensi nilai investasi mencapai Rp32,7 triliun. FOTO: HUMAS KPW BI KALTIM FOR KALTIMKECE.ID
Salah satu capaian MIF 2026 adalah penandatanganan empat MoU di sektor hilirisasi dan energi dengan potensi nilai investasi mencapai Rp32,7 triliun. FOTO: HUMAS KPW BI KALTIM FOR KALTIMKECE.ID

kaltimkece.id Kalimantan Timur terus memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi strategis di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengadakan Mahakam Investment Forum (MIF) 2026. Kegiatan ini bertujuan membuka peluang kerja sama investasi di berbagai sektor, mulai dari hilirisasi sumber daya alam, energi, perdagangan, hingga pariwisata.

MIF 2026 mengusung tema "Trade, Tourism, Investment, and Industry: Enhancing East Kalimantan's Economic Transformation". Kegiatan yang berlangsung pada 20-22 Oktober 2026 ini diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim, Pemprov Kaltim melalui Regional Investor Relations Unit (RIRU), dan bersinergi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

MIF 2026 diikuti 321 calon investor dan pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Kaltim, Wakil Gubernur Kaltim, Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Sekprov Kaltim, jajaran OIKN, para bupati dan wali kota, serta sejumlah perwakilan negara sahabat.

MIF 2026 diikuti 321 calon investor dan pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri. FOTO: HUMAS KPW BI KALTIM FOR KALTIMKECE.ID

MIF 2026 diikuti 321 calon investor dan pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri. FOTO: HUMAS KPW BI KALTIM FOR KALTIMKECE.ID

Kepala KPw BI Kaltim, Jajang Hermawan, menyebut perekonomian Kaltim pada triwulan II 2026 tumbuh sebesar 3,35 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kontribusi provinsi ini terhadap perekonomian Kalimantan mencapai 46,70 persen.

Kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kaltim, kata Jajang, membuka peluang besar bagi pengembangan industri pengolahan dan hilirisasi. Sementara itu, pembangunan IKN turut memperluas potensi investasi pada sektor perdagangan, logistik, akomodasi, dan jasa pendukung.

Di sektor pariwisata, Kepulauan Derawan dan Maratua dinilai memiliki potensi unggulan untuk dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pengembangan sektor-sektor tersebut diharapkan dapat memperluas struktur ekonomi daerah agar tidak hanya bergantung dari sektor berbasis SDA.

"Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri pengolahan dan hilirisasi sumber daya alam. Kehadiran IKN juga membuka peluang investasi di sektor perdagangan, logistik, akomodasi, dan jasa pendukung, sementara Kepulauan Derawan dan Maratua berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru," tutur Jajang dalam rilis resmi KPw BI Kaltim pada 23 Oktober 2026.

MIF 2026 secara diresmikan Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud. Dalam sambutannya, Rudy memaparkan perkembangan realisasi investasi Kaltim yang terus menunjukkan peningkatan.

Pada 2025, realisasi investasi Kaltim disebut mencapai Rp87 triliun, naik dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar Rp76 triliun. Dalam beberapa tahun terakhir, Kaltim juga konsisten masuk dalam jajaran 10 besar daerah tujuan investasi nasional.

Selain didukung ketersediaan SDA dan pembangunan IKN, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri di Kaltim. Kawasan-kawasan tersebut berperan dalam mendorong hilirisasi serta pengembangan berbagai kegiatan usaha bernilai tambah.

"Capaian ini menunjukkan potensi Kaltim sebagai tujuan investasi nasional, yang didukung keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri untuk mendorong hilirisasi serta pengembangan usaha bernilai tambah," jelas Rudy.

Salah satu capaian utama MIF 2026 adalah penandatanganan empat nota kesepahaman (MoU) di sektor hilirisasi dan energi dengan potensi nilai investasi mencapai Rp32,7 triliun.

Kerja sama tersebut mencakup pembangunan pabrik gasifikasi batu bara, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), serta dua proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kesepakatan ini menjadi langkah konkret untuk mendorong peningkatan nilai tambah SDA sekaligus memperkuat pasokan energi guna mendukung pertumbuhan industri di Kaltim.

Selain penandatanganan MoU, forum ini mencatat 51 sesi pertemuan bisnis satu lawan satu atau one-on-one meeting (O3M). Pertemuan tersebut mempertemukan calon investor dengan 11 pemilik proyek yang masuk dalam kategori Investment Project Ready to Offer (IPRO).

Dari rangkaian pertemuan itu, tercatat 30 letter of intent (LoI) atau surat pernyataan minat investasi. Kaltim Industrial Estate (KIE), salah satu kawasan industri strategis di Kaltim, menjadi proyek dengan jumlah LoI terbanyak.

Melalui sesi O3M, calon investor dapat berkomunikasi langsung dengan pemilik proyek untuk membahas potensi kerja sama dan peluang pengembangan usaha. Pertemuan tersebut diharapkan berlanjut ke tahap penjajakan yang lebih mendalam hingga mendorong realisasi investasi pada sektor-sektor prioritas di Kaltim.

Rangkaian MIF 2026 juga mencakup agenda di IKN. Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, memaparkan peluang investasi yang tersedia di ibu kota baru.

Dengan luas wilayah daratan mencapai 252.660 hektare yang terbagi dalam sembilan wilayah pengembangan, IKN menawarkan peluang investasi melalui skema investasi langsung maupun kemitraan pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"IKN menawarkan peluang investasi yang luas melalui skema investasi langsung maupun kemitraan pemerintah dan badan usaha. Kami juga mendorong percepatan realisasi investasi melalui penyelesaian hambatan yang dihadapi investor serta pengenalan potensi dan peluang investasi kepada calon investor baru," ucap Sudiro.

Agenda di IKN difokuskan pada dua kegiatan utama. Pertama, penyelesaian hambatan investasi atau debottlenecking bagi investor yang telah memiliki proyek melalui coaching clinic dengan melibatkan instansi terkait. Kedua, pengenalan potensi dan peluang investasi IKN kepada calon investor baru melalui kunjungan ke booth investasi dan creative financing booth.

Kedua agenda tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat realisasi investasi yang telah berjalan sekaligus meningkatkan minat investor baru untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN. Dengan demikian, pembangunan ibu kota baru dapat membuka peluang usaha yang lebih luas dan memberikan dampak ekonomi bagi Kaltim.

Melalui penguatan peran RIRU Kaltim sebagai katalis promosi investasi, berbagai peluang yang telah teridentifikasi dalam MIF 2026 diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi investasi nyata. Upaya ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk mendorong transformasi ekonomi Kaltim yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*)

Editor : Surya Aditya

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi kaltimkece.id

Gabung Channel WhatsApp
  • Alamat
    :
    Jalan KH Wahid Hasyim II Nomor 16, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara.
  • Email
    :
    [email protected]
  • Phone
    :
    08115550888

Warta

  • Ragam
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Humaniora
  • Nusantara
  • Samarinda
  • Kutai Kartanegara
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Paser
  • Penajam Paser Utara
  • Mahakam Ulu
  • Kutai Timur

Pariwara

  • Pariwara
  • Pariwara Pemkab Kukar
  • Pariwara Pemkot Bontang
  • Pariwara DPRD Bontang
  • Pariwara DPRD Kukar
  • Pariwara Kutai Timur
  • Pariwara Mahakam Ulu
  • Pariwara Pemkab Berau
  • Pariwara DPMD Kutai Kartanegara
  • Pariwara DPRD Kaltim
  • Pariwara Diskominfo Kaltim

Rupa

  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Musik
  • Risalah
  • Sosok

Historia

  • Peristiwa
  • Wawancara
  • Tokoh
  • Mereka

Informasi

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2018 - 2026 Copyright by Kaltim Kece. All rights reserved.