kaltimkece.id Sudah hampir 20 tahun, Yayu Hartini menjalani hari-hari di sebuah rumah kecil di Kutai Kartanegara. Kediaman tersebut tak cukup layak dikatakan sederhana. Kerusakan terjadi di banyak titik.
Walau demikian, rumah tersebut menyimpan sejuta kenangan bagi Yayu. Di sanalah, perempuan berusia 57 tahun itu membesarkan anaknya. Rumah tersebut juga menjadi saksi bisu ketika ia melihat suaminya untuk yang terakhir. Pada 2023, suaminya meninggal dunia.
Kondisi rumah tersebut mendapat perhatian oleh sejumlah pihak. Pada awal Juni 2026, Pemkab Kukar, Baznas, dan Polres Kukar berkolaborasi merenovasi rumah Yayu. Kegiatan bedah rumah ini rampung kurang dari sebulan.
Senin, 29 Juni 2026, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, meresmikan sekaligus menyerahkan rumah tersebut kepada Yayu. Ibu rumah tangga itu tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Sekarang, rumah kami jauh lebih layak untuk ditempati. Semoga semua kebaikan mendapat balasan yang terbaik," ucap Yayu dengan mata berkaca-kaca.
Dalam keterangannya, Bupati Aulia Rahman Basri memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program rehabilitasi rumah layak huni. Ia mengatakan program itu merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
"Program ini merupakan kolaborasi antara Polres Kutai Kartanegara dengan pemerintah daerah melalui Baznas Kabupaten Kutai Kartanegara," kata Aulia.
Rumah Yayu bukan satu-satunya yang terpilih mengikuti program ini. Bupati menyebut sembilan rumah telah selesai direnovasi dan menjadi hunian yang lebih layak bagi penerima manfaat. Menurut Aulia, kolaborasi tersebut menjadi bukti sinergi pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dan lembaga sosial dalam membantu warga yang membutuhkan.
"Tadi kita melihat sendiri bagaimana ekspresi bahagia para penerima manfaat. Ini yang menjadi semangat bagi kami untuk terus melanjutkan program-program seperti ini," katanya.

Pemkab Kukar berkomitmen memperluas pola kerja sama. Tidak hanya dengan Polres Kukar tetapi juga bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0906/Kutai Kartanegara agar semakin banyak program sosial yang dapat dijalankan secara bersama.
"Ke depan, berbagai kegiatan akan dikolaborasikan sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat bisa jauh lebih besar," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, mengatakan program rehabilitasi rumah layak huni merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Kaltim dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 pada 2026. Bukan hanya Kukar, program ini juga dilaksanakan di berbagai wilayah di Kalimantan Timur sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
Dari sembilan rumah di Kukar yang direnovasi, sebutnya, delapan unit dikerjakan bersama Pemkab Kukar. Satu unit lainnya mendapat dukungan dari perusahaan swasta.
Kapolres mengucap syukur renovasi kesembilan rumah tersebut berjalan baik. Ia berharap sinergi antara Polres Kukar dan Pemkab Kukar terus berlanjut sehingga makin banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program-program sosial.
"Mudah-mudahan kolaborasi yang dilakukan Polres dan pemerintah daerah membawa manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya di Kutai Kartanegara," ujarnya. (*)