Kutai Kartanegara

Lebih Satu Dekade Rusak, Kondisi Jalan dan Jembatan Sungai Payang Kian Meresahkan

person access_time 4 months ago remove_red_eyeDikunjungi 1051 Kali
Lebih Satu Dekade Rusak, Kondisi Jalan dan Jembatan Sungai Payang Kian Meresahkan

Kondisi Jembatan Sungai Payan (aldi budiaris/kaltimkece.id)

Kerusakan jembatan sebenarnya hanya sebagian dari problem infrastruktur desa di Kecamatan Loa Kulu itu.

Ditulis Oleh: Aldi Budiaris
26 Juni 2021

kaltimkece.id Jembatan Sungai Payang viral di media sosial pada Jumat, 25 Juni 2021. Bangunan yang melintasi anak sungai desa tersebut rusak berat. Sejumlah bagian berlubang dan lapuk. Selain karena tuanya usia jembatan, fasilitas tersebut selalu digunakan masyarakat setempat dan sekitarnya.

Kerusakan jembatan sebenarnya hanya sebagian dari problem infrastruktur desa di Kecamatan Loa Kulu itu. Jalan penghubung menuju Desa Loa Kulu Kota kurang lebih 10 kilometer juga jauh dari mulus.

"Akses jalan itu telah banyak memakan korban. Meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Atau melahirkan di jalan," ungkap Kepala Desa Sungai Payang, Rusdin, kepada kaltimkece.id.

Rangkaian kerusakan itu pun mendesak untuk diperbaiki. Mengingat jembatan dan jalan tersebut juga digunakan penduduk Desa Jembayan Dalam dan Desa Long Anai.

Menurut Rusdin, dahulu jalanan yang rusak itu dibangun perusahaan tambang yang beroperasi pada 2005 lalu, sebelum diperuntukkan masyarakat umum. Dibangun melintasi tiga desa di Loa Kulu. Namun dalam 15 tahun terakhir, akses tersebut sudah rusak. Pemkab Kukar disebut pernah melakukan upaya perbaikan yang sayangnya tak memperbaiki jalan dan jembatan secara keseluruhan. "Penurunan anggaran menjadi kendala perbaikan infrastruktur di daerah ini," jelasnya.

Menyiasati itu, desa serta masyarakat memperbaiki jalan secara swadaya dan gotong royong. Beberapa perusahaan di sekitar Loa Kulu juga membantu pendanaan serta mengerahkan alat berat. "Kapan ya, masyarakat kami bisa menikmati jalan yang layak," renungnya.

Camat Loa Kulu, Adriansyah, menjelaskan jika jalan rusak tersebut menghubungkan Desa Loh Sumber, Desa Jembayan Tengah, Desa Jembayan Dalam, Desa Sungai Payang, hingga Desa Lung Anai Kecamatan Loa Kulu. Beberapa waktu lalu telah berkoordinasi dengan Pemkab Kukar, DPRD Kukar, hingga Pemprov Kaltim untuk menindaklanjuti jalan yang telah lama rusak itu.

Saat ini ia tengah berkoordinasi dengan perusahaan di Loa Kulu untuk lebih proaktif membantu memperbaiki jalan dan infrastruktur yang ada. Perusahaan juga diharap membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat. "Kami lagi memulai kerja sama dengan perusahaan di Loa Kulu untuk memperbaiki jalan akses desa," ungkapnya.

Ia juga menjanjikan pada pekan terakhir Juni ini ada perbaikan jalan di Desa Jembayan Dalam hingga Desa Sungai Payang. Perbaikan dilakukan selektif di spot-spot jalan yang masuk kategori jalan rusak terlampau parah. Salah satu perusahaan tambang telah berjanji akan membantu perbaikan jalan pada pekan ini.

"Minggu ini rencana kami mau memperbaiki jalan yang rusak. Karena hujan beberapa hari ini, alat berat tidak bisa masuk," imbuhnya.

Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, menambahkan bahwa pihaknya menyadari kondisi jalan rusak tersebut. Kecamatan Loa Kulu juga dibenarkan telah melakukan koordinasi terkait persoalan itu dan mengajukan permohonan bagi perbaikan jalan desa itu. "Kita lihat anggaran ke depan, persoalan ini akan jadi perhatian dan prioritas," ungkapnya.

Rasid pun mendorong jalanan tersebut segera diperbaiki. Apalagi dengan keberadaannya yang vital tidak hanya menghubungkan satu desa. Tetapi, melintasi tiga desa lainnya, yang berlokasi di Kecamatan Loa Kulu. "Juga harus ikut andil bagi perbaikan infrastruktur di wilayah itu," tandasnya. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar