Kutai Kartanegara

Pendaftaran Santunan Kematian Covid-19 Senilai Rp 10 Juta di Kukar Tinggal Lima Hari

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 642 Kali
Pendaftaran Santunan Kematian Covid-19 Senilai Rp 10 Juta di Kukar Tinggal Lima Hari

Pengurusan berkas untuk menerima santunan kematian Covid-19 di Kukar. (foto: aldi budiaris)

Pemerintah akan menyalurkan santunan kepada korban meninggal karena Covid-19. Ahli waris diminta segera mengurus administrasinya.

Ditulis Oleh: Aldi Budiaris
22 Oktober 2021

kaltimkece.id Pemprov Kaltim segera menyalurkan santunan kematian akibat Covid-19. Saat ini, Pemkab Kutai Kartanegara tengah mendata warganya yang meninggal dunia karena terpapar virus corona. Para ahli warisnya pun diimbau segera mengurus berkas-berkas penerimaan santunan ini.

Penyaluran santunan kematian untuk menindaklanjuti surat Gubernur Kaltim bernomor 440/5644/B.Kesra/2021 yang terbit pada Selasa, 12 Oktober 2021. Dalam surat berprihal Pemberian Santunan Bagi Ahli Waris Korban Meninggal karena Covid-19 itu, disebutkan, besaran santunan adalah Rp 10 juta per jiwa. Diperkirakan, santunan ini disalurkan pada November 2021.

_____________________________________________________PARIWARA

Kepala Seksi Perlindungan Sosial dari Dinas Sosial Kukar, M Erwinsyah menyebutkan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi ahli waris untuk bisa mendapatkan santunan tersebut. Di antaranya menyerahkan data diri anggota keluarga yang meninggal dunia karena Covid-19, termasuk surat uji usap Antigen dan PCR yang menyatakan positif virus corona dan surat kematiannya. Surat-surat tersebut harus berasal dari fasilitas kesehatan.

Ahli waris juga diharuskan menyetorkan salinan KTP, Kartu Keluarga, dan buku rekening Bank Kaltimtara. Pengurusan administrasi ini berlangsung di kantor Dinsos Kukar di Jalan Cut Nyak Dien, Tenggarong. Warga juga bisa mengurusnya di kantor-kantor desa, kelurahan, dan kecamatan. Pengurusan administrasi ini ditutup pada Rabu, 27 Oktober 2021, pukul 15.00 Wita.

“Kami mengimbau kepada ahli waris yang keluarganya meninggal karena Covid-19 segera mengurus lampiran tersebut,” seru Erwinsyah kepada kaltimkece.id, Kamis, 21 Oktober 2021.

Dalam melaksanakan program ini, Dinsos bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kukar. Kepala Dinas Kesehatan Kukar, dr Matina Yulianti, mengatakan, timnya tengah mengumpulkan data-data terkait pasien meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 seperti hasil uji usap Antigen dan PCR. Hal ini untuk memudahkan ahli waris mengurus santunan kematian keluarganya.

“Sejak April 2020 sampai Oktober 2021, ada 838 orang meninggal karena terpapar Covid-19,” beber dr Matina Yulianti.

_____________________________________________________INFOGRAFIK

Mahdalena Heni, 51 tahun, adalah salah satu calon penerima santunan kematian Covid-19. Ia menceritakan, kakak laki-lakinya, Agus Tri Kuncoro, meninggal pada Jumat, 23 Juli 2021. Pada hari yang sama, istri Agus Tri Kuncoro, Maria Supri Hadi Ningsih, juga meninggal. Kepada keluarga, pihak medis menyatakan, suami-istri tersebut meninggal karena Covid-19.

“Waktu itu, almarhum sempat tak menerima pertolongan dari salah satu rumah sakit di Samarinda karena semua layanannya memang penuh,” kenang Mahdalena kepada kaltimkece.id. Saat diwawancari, perempuan yang tinggal di Loa Janan itu tengah mengurus berkas santuan kematian Agus Tri Kuncoro dan Maria Supri Hadi Ningsih di kantor Dinsos Kukar. Mahdalena mengaku bersyukur adanya bantuan tersebut. (*)

Editor: Surya Aditya

shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar