Kutai Timur

Kutai Timur Berduka, Banjir Besar Melanda Dua Kecamatan, Jalan Poros Pun Longsor

person access_time 6 months ago remove_red_eyeDikunjungi 1308 Kali
Kutai Timur Berduka, Banjir Besar Melanda Dua Kecamatan, Jalan Poros Pun Longsor

Sejumlah titik di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan terendam banjir, Sabtu, 19 Maret 2022. (foto: istimewa)

Hampir semua lokasi di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan dilaporkan terendam banjir. Ketinggian airnya sempat menyentuh dua meter.

Ditulis Oleh: Surya Aditya
Sabtu, 19 Maret 2022

kaltimkece.id Dua kecamatan di Kutai Timur, Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, dilanda banjir besar, Sabtu, 19 Maret 2022. Musibah ini juga membuat satu titik di Jalan Poros Sangatta-Bontang sempat longsor.

Pantauan mediakaltim.com, grup kaltimkece.id, hampir semua lokasi di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan terendam banjir. Daerah yang kebanjiran di antaranya Kampung Kajang, Gang Mursalim, Loa Hitam, Gang Pinang Dalam, dan Jalan Poros Kabo. Di beberapa lokasi, ketinggian airnya sempat menyentuh dua meter.

Banjir ini ditengarai karena hujan deras yang terjadi sejak Jumat sore hingga malam, 18 Maret 2022. Hujan juga membuat longsor di Kilometer 20, jalan poros Sangatta-Bontang. Longsor tersebut sudah ditanggulangi sehingga arus lalu lintas kembali lancar.

_____________________________________________________PARIWARA

Salah seorang warga terdampak banjir, Marisa menuturkan, banjir membuat hampir semua perabotan rumah tangganya terendam. Ia sempat menyelamatkan namun air yang datang begitu cepat membuatnya tak bisa berbuat banyak. “Barang-barang tidak keburu diselamatkan, termasuk kendaraan keluarga saya,” katanya.

Camat Sangatta Selatan, Vita Nur Hasanah, menyampaikan telah mengoordinasikan banjir kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kutim. BPBD disebut sudah mengerahkan personelnya untuk mengevakuasi warga terdampak banjir. Pendataan rumah dan warga terdampak banjir juga tengah dilakukan.

BPBD sedang mengevakuasi warga dan mendata warga yang terdampak,” kata Camat Vita.

Penanganan banjir ini melibatkan sejumlah instansi. Komandan Posal (Danposal) Muara Sangatta, Pelda Sba Nur Rofik, melaporkan, TNI Angkatan Laut mengerahkan delapan tim dan delapan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir. Sampai Sabtu sore, kata dia, banjir belum surut. Air dengan ketinggian 1,5 meter masih menggenang di beberapa wilayah.

“Para warga terdampak banjir kami pindahkan ke tempat aman seperti tempat keluarganya,” lapor Rofik.

_____________________________________________________INFOGRAFIK

Ketua Palang Merah Indonesia Kutim, Wilhelmus Wio Doi, mengatakan, timnya sudah turun ke lokasi banjir untuk memberikan bantuan pengobatan kepada warga yang membutuhkan. “Jika ada korban yang luka-luka, kami berikan emergency response,” katanya. (*)

shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar