Kutai Timur

Tanpa Gejala setelah 10 Hari Karantina, Kasmidi Bulang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 181 Kali
Tanpa Gejala setelah 10 Hari Karantina, Kasmidi Bulang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Kasmidi Bulang menjalankan masa isolasi mandiri dengan berolahraga. (istimewa)

Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang telah melewati masa isolasi mandiri dan memenuhi kriteria sembuh dari Covid-19.

Ditulis Oleh: Bobby Lolowang
15 September 2020

kaltimkece.id Plt Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, sembuh dari Covid-19. Setelah 10 hari karantina mandiri, kondisinya baik dan sehat. Tidak ada gejala dan keluhan.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani Hasanal, menyebut bahwa kesembuhan Kasmidi sudah sesuai pedoman revisi kelima penanganan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan. Yakni kasus positif Covid-19 dinyatakan sembuh bila tidak ada gejala atau keluhan setelah 10 hari masa karantina mandiri.

“Evaluasi swab dilakukan hari ke-14, karena terkait tahapan Pilkada Kutai Timur yang beliau ikuti. Yang untuk melanjutkan ke tahap pemeriksaan kesehatan, harus dilakukan swab test terlebih dulu,” ungkap Bahrani, Selasa, 15 September 2020.

Plt Bupati Kasmidi Bulang mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati Kutim pada perhelatan pilkada tahun ini. Berpasangan dengan calon bupati Ardiansyah Sulaiman. Saat melakukan swab test pada Jumat pekan lalu, 4 September 2020, ia terkonfirmasi positif Covid-19. Membuatnya pendaftarannya di Pilkada Kutim 2020 dilakukan secara daring.

Dinas Kesehatan Kutim sempat melakukan tracing terhadap puluhan kontak erat Kasmidi Bulang. Dilangsungkan di kediaman pribadi Kasmidi, Minggu, 6 September 2020. Dari 35 orang yang terkumpul, satu orang terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara 34 lainnya, termasuk istri, anak, sopir, dan ajudan Kasmidi, dinyatakan negatif.

Sebelumnya, Kasmidi sempat bercerita melalui panggilan video kepada awak media ini, bahwa dirinya sempat melakukan perjalanan ke Jakarta, wilayah zona hitam, untuk keperluan politik. Dia menduga, kerumunan di bandara menjadi pemicunya tertular virus corona.

"Duduk di pesawat sekarang tidak lagi berjarak. Tiga bangku terisi semua. Waktu itu saya duduk di tengah, diapit dua orang lainnya," sebut Kasmidi, Sabtu, 5 September 2020.

Kasmidi pun terpaksa mengurungkan niatnya mendaftarkan langsung ke KPU Kutim. Hanya Ardiansyah dan tim ASKB (Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang) yang datang. Sementara Kasmidi mengikuti pendaftaran secara daring yang ditampilkan dengan layar proyektor.

Dalam rilisnya, Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Bahrani mengatakan bahwa pada 31 Agustus 2020, Kasmidi sempat melakukan rapid test untuk rencana perjalanan ke Tenggarong, Kutai Kartanegara. Hasilnya nonreaktif. Dia lantas menuju Tenggarong pada Selasa, 1 September 2020. Keesokannya, Kasmidi menginap di Samarinda dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Ia kembali ke Kaltim, Kamis, 3 September 2020 dan mengikuti swab test keesokannya sebagai syarat kehadiran mendaftar ke KPU Kutim. Dari pemeriksaan itupun, Kasmidi terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan alat tes cepat molekuler atau TCM. (*)

 

Dilengkapi oleh koresponden kaltimkece.id di Kutai Timur

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar