• Berita Hari Ini
  • Warta
  • Historia
  • Rupa
  • Arena
  • Pariwara
  • Citra
Kaltim Kece
  • WARTA
  • PENAJAM PASER UTARA
  • Puluhan Siswa di PPU Diduga Keracunan MBG, SPPG Baru Beroperasi Sembilan Hari

WARTA

Puluhan Siswa di PPU Diduga Keracunan MBG, SPPG Baru Beroperasi Sembilan Hari

Puluhan pelajar SD dan SMA di Kecamatan Waru, PPU, bertumbangan selepas menyantap MBG. Para korban dilaporkan pusing, mual, hingga nyaris pingsan.
Oleh Muhammad Al Fatih
12 Februari 2026 13:43
Seorang pelajar tengah dirawat di Puskesmas Waru usai menyantap menu MBG, Rabu, 11 Februari 2026. FOTO: ISTIMEWA
Seorang pelajar tengah dirawat di Puskesmas Waru usai menyantap menu MBG, Rabu, 11 Februari 2026. FOTO: ISTIMEWA

kaltimkece.id Puluhan pelajar dilarikan ke Puskesmas Waru, Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara, Rabu, 11 Februari 2026. Mereka ditengarai keracunan usai menyantap hidangan makan bergizi gratis atau MBG. Video yang menampilkan kondisi para pelajar dirawat di puskesmas beredar di media sosial.

Dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga PPU, Durajat, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menyebut total 26 pelajar menjadi korban, 23 pelajar dari SD 008 Waru dan tiga siswa SMA 2 PPU. Puluhan murid SD terdiri dari 16 siswa dan delapan siswi.

Durajat menjelaskan mobil MBG tiba di sekolah pukul 07.40 Wita. Makanan kemudian dibagikan pukul sembilan pagi. Setengah jam setelahnya, siswa-siswi menyantap menu MBG. Tak lama kemudian, sebagian anak mengeluhkan pusing dan mual. Ada pula yang muntah.

Pihak SD 008 membawa satu per satu murid ke puskesmas. Ambulans disebut tiga kali bolak-balik ke sekolah tersebut.

Durajat menyambangi Puskesmas Waru sekira pukul 12 siang. Saat itu, tiga anak diperbolehkan pulang. Ia juga sempat melihat seorang anak nyaris pingsan hingga dibantu alat pernapasan.

Lebih lanjut, ia mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waru baru beroperasi sembilan hari, bersama satu SPPG di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu. Kasus dugaan keracunan MBG ini disebut yang pertama di PPU.

Durajat mengapresiasi program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. Manfaatnya disebut dapat meningkatkan konsentrasi belajar hingga mengurangi pengeluaran orang tua. Hanya saja, ia berharap program MBG dibenahi agar tak memakan korban.

"Ke depannya harus lebih berhati-hati," ujarnya.

Makanan yang menyebabkan sejumlah siswa kolaps tengah diselidiki oleh Dinas Kesehatan PPU di laboratorium. Durajat meminta masyarakat bersabar sambil menunggu hasil laboratorium keluar.

Di tempat terpisah, Pendamping Koordinator Regional Badan Gizi Nasional Kaltim, Sirajul Amin, mengaku tengah memonitor peristiwa keracunan MBG di PPU. Akan tetapi, ia belum banyak berkomentar.

"Monitor sambil menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi bersama puskesmas serta dinas kesehatan setempat," ucapnya. (*)

Editor : Surya Aditya

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi kaltimkece.id

Gabung Channel WhatsApp
  • Alamat
    :
    Jalan KH Wahid Hasyim II Nomor 16, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara.
  • Email
    :
    [email protected]
  • Phone
    :
    08115550888

Warta

  • Ragam
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Humaniora
  • Nusantara
  • Samarinda
  • Kutai Kartanegara
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Paser
  • Penajam Paser Utara
  • Mahakam Ulu
  • Kutai Timur

Pariwara

  • Pariwara
  • Pariwara Pemkab Kukar
  • Pariwara Pemkot Bontang
  • Pariwara DPRD Bontang
  • Pariwara DPRD Kukar
  • Pariwara Kutai Timur
  • Pariwara Mahakam Ulu
  • Pariwara Pemkab Berau
  • Pariwara DPMD Kutai Kartanegara
  • Pariwara DPRD Kaltim
  • Pariwara Diskominfo Kaltim

Rupa

  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Musik
  • Risalah
  • Sosok

Historia

  • Peristiwa
  • Wawancara
  • Tokoh
  • Mereka

Informasi

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2018 - 2026 Copyright by Kaltim Kece. All rights reserved.