Penajam Paser Utara

Usulan Insentif Rp 1,2 Miliar bagi 204 Nakes PPU yang Terlibat Langsung Penanganan Covid-19

person access_time 1 year ago remove_red_eyeDikunjungi 1462 Kali
Usulan Insentif Rp 1,2 Miliar bagi 204 Nakes PPU yang Terlibat Langsung Penanganan Covid-19

Dinas Kesehatan PPU mengusulkan 204 nakes mendapat insentif. (koresponden kaltimkece.id)

Dinas Kesehatan PPU mengusulkan 204 nakes dari menerima insentif pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19.

Ditulis Oleh: Bobby Lolowang
29 September 2020

kaltimkece.id Tercatat 204 tenaga medis di Penajam Paser Utara (PPU) diusulkan menerima insentif bulanan dari pemerintah pusat. Merupakan tenaga kesehatan atau nakes yang terlibat langsung dalam penanganan kasus Covid-19.

"Ratusan tenaga medis yang diusulkan dapat insentif masih proses identifikasi Dinas Kesehatan," sebut Kepala Dinas Kesehatan PPU, Arnold Wayong, kepada koresponden kaltimkece.id, Senin, 28 September 2020.

Adapun dari ratusan nakes yang diusulkan, merupakan petugas di lingkungan puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung. Verifikasi dilakukan Dinas Kesehatan PPU untuk memastikan nakes yang diusulkan memenuhi syarat Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan insentif.

“Tenaga kesehatan yang dapat insentif itu yang terlibat langsung. Jadi walau tenaga medis tapi tidak terlibat langsung tidak bisa dapat insentif," tambah Arnold.

Dari sejumlah syarat dikemukakan, salah satu yang terpenting adalah keterlibatan nakes dalam penanganan Covid-19. "Dari 11 puskesmas baru sembilan mengajukan proses verifikasi tenaga medis kepada Dinas Kesehatan PPU," lanjutnya.

Pemberian insentif bagi tenaga medis terlibat penanganan Covid-19 yang diusulkan, mulai Maret hingga Mei 2020. Dengan total usulan sekitar Rp 1,2 miliar.

Sebagaimana seluruh kabupaten/kota di Kaltim saat ini, PPU merupakan daerah yang tengah dihadapkan pandemi covid-19. Kasus demi kasus positif terkonfirmasi. Hingga pada Selasa, 29 September 2020, dilaporkan total 105 kasus positif di kabupaten tersebut. Dari angka tersebut, 87 kasus telah sembuh sedangkan lima orang meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah kasus masih dalam perawatan tercatat sebanyak 13 orang. (*)

 

Dilengkapi oleh koresponden kaltimkece.id di PPU

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar