Politik

Gerak Santai Golkar di Penjaringan Calon Kepala Daerah Kukar, Ada Selebritis Intip Peluang

person access_time 6 months ago remove_red_eyeDikunjungi 1518 Kali
Gerak Santai Golkar di Penjaringan Calon Kepala Daerah Kukar, Ada Selebritis Intip Peluang

Ketua Tim Pemenangan Golkar Kukar, Andi Faisal. (fachrizal muliawan/kaltimkeceid)

Golkar sebagai pemilik kursi terbanyak di DPRD Kukar, tengah merancang tahapan penjaringan. Mencari figur terbaik untuk diusung sebagai bupati/wakil bupati kabupaten ini.

Ditulis Oleh: Fachrizal Muliawan
20 Januari 2020

kaltimkece.id Pemilihan Bupati Kutai Kartanegara, Kukar, masa jabatan 2021-2025, dilaksanakan 23 September 2020. Beberapa partai politik pemilik kursi di DPRD Kukar telah membuka penjaringan bakal calon orang nomor satu di kabupaten ini.

Sejumlah parpol telah bergerilya meliputi PDI Perjuangan, PAN, PPP, PKS, NasDem, Gerindra, PKB, dan Hanura. Yang menjadi anomali, justru Golkar hingga kini terlihat santai. Belum ada tanda penjaringan.

Padahal Golkar menjadi parpol yang ditunggu-tunggu para calon kontestan. Status sebagai partai pemegang 13 kursi alias terbanyak di DPRD Kukar menjadi daya tarik.

Ketua Tim Pemenangan Golkar di Kukar Andi Faisal, menuturkan rencana membuka penjaringan calon bupati dan wakil bupati antara akhir Januari hingga awal Februari 2020. Saat ini sedang disiapkan tata tertib atau tatib pencalonan.

Sebagai partai pemenang pemilihan legislatif 2019 di Kukar, Golkar bakal selektif. Isu yang menjadi fokus untuk para bakal calon adalah persoalan pembangunan. "Terlebih, Golkar saat ini mengedepankan pencalonan tanpa mahar," tuturnya.

Meski belum ada kepastian, sudah banyak tokoh yang mulai membuka jalur komunikasi. "Baik tokoh dari luar maupun internal Golkar," tuturnya.

Bahkan, Faisal membocorkan tokoh berlatar belakang selebritis dari Jakarta mulai berkomunikasi dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Bila dikalkulasi, ada sepuluh tokoh telah menjalin komunikasi. Faisal belum bersedia merincikan. Termasuk saat ditanya keberadaan Edi Damansyah, sang petahana, dalam daftar 10 tokoh tersebut. "Kalau bahas itu, saya no comment dulu," ucapnya.

Pria yang kini duduk sebagai ketua Komisi III DPRD Kukar itu, berharap siapapun sosok bakal diusung, bisa membawa Kukar menjadi lebih baik. "Apalagi dengan persaingan dalam pemindahan ibu kota negara," ujarnya.

Maksimalkan Internal

Dalam Rapat Pimpinan Daerah atau Rapimda DPD II Golkar Kukar beberapa waktu lalu, internal partai berharap bisa memaksimalkan bakal calon dari kalangan kader. Meskipun, bukan berarti pintu untuk bakal calon dari luar Golkar ditutup.

"Apabila ada tokoh dari luar Golkar yang potensinya lebih tinggi dari kader, kami tak bisa menutup mata," terangnya.

Andi Faisal menegaskan kebijakan partainya yang tak berambisi mengusung bupati dari kadernya. "Ini bicara figur. Tapi apabila ada potensi tinggi dari kader kami, tentu tak akan dihalang-halangi," kuncinya. Berbagai opsi memang dikemukakan oleh Golkar. Termasuk menjalin koalisi dengan partai lain. Yang saat ini begulir, adalah komunikasi dengan PDI Perjuangan, Gerindra, dan PAN. Modal dukungan kursi di parlemen, memberi keleluasaan pemimpin Kukar terpilih mewujudkan visi-misinya kelak. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar