Politik

Ketika Pilkada Balikpapan 2020 Terancam Melibatkan Kotak Kosong

person access_time 1 year ago remove_red_eyeDikunjungi 1290 Kali
Ketika Pilkada Balikpapan 2020 Terancam Melibatkan Kotak Kosong

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Balikpapan, Ridwansyah Herman. (koresponden kaltimkece.id)

Hingga saat ini hanya satu pasangan memenuhi syarat dukungan parpol untuk dapat bertarung di Pilkada Balikpapan 2020.

Ditulis Oleh: Bobby Lolowang
25 Agustus 2020

kaltimkece.id Pilkada di Balikpapan pada 2020 kemungkinan besar melibatkan kotak kosong. Lantaran hanya diikuti calon wali kota/wakil wali kota tunggal.

Sebagaimana Undang-Undang 10/2016, ketika hanya ada satu peserta sebagai kontestan pilkada, maka lawannya adalah kolom kosong atau juga dikenal kotak kosong.

"Ketika hanya ada satu calon, maka boleh dimunculkan kolom kosong. Karena berdasarkan sistem demokrasi yang kita pilih," sebut Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Balikpapan, Ridwansyah Herman, kepada koresponden kaltimkece.id di Balikpapan.

Hingga saat ini, bakal calon wali kota/wakil wali kota Balikpapan yang diperkirakan mendapat cukup syarat rekomendasi partai politik untuk maju sebagai kontestan, hanya satu pasangan. Yakni Rahmad Masud dan Thohari Aziz. Keduanya diusung oleh Partai Golkar dan PDI Perjuangan.

Pendaftaran bakal calon bakal dimulai 6 September 2020. Pada periode pendaftaran inilah bakal terjawab apakah pilkada Balikpapan melibatkan kotak kosong atau tidak.

KPU sendiri tidak diperbolehkan mendesain adanya lawan politik untuk menghindari kotak kosong. Mengingat hal itu juga melanggar konstitusi dari sistem demokrasi. Sementara hingga saat ini, belum ada calon lain yang memenuhi syarat rekomendasi partai politik. (*)

 

Dilengkapi oleh koresponden kaltimkece.id di Balikpapan

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar