Politik

Melihat Ketatnya Protokol Kesehatan pada Pendaftaran Calon Kepala Daerah di KPU Samarinda

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 251 Kali
Melihat Ketatnya Protokol Kesehatan pada Pendaftaran Calon Kepala Daerah di KPU Samarinda

Komisioner KPU Samarinda saat menerima pendaftaran Andi Harun-Rusmadi, Jumat, 4 September 2020. (giarti ibnu lestari/kaltimkece.id)

Pendaftaran calon kontestan Pilkada Samarinda 2020 dibuka Andi Harun-Rusmadi Wongso sebagai pendaftar paling awal.

Ditulis Oleh: Giarti Ibnu Lestari
04 September 2020

kaltimkece.id Pendaftaran calon kepala daerah dibuka serentak di Indonesia. Dari Samarinda, hari pertama dimanfaatkan pasangan Andi Harun-Rusmadi Wongso untuk mendaftar. Sebagaimana daerah lain di Tanah Air, penerapan protokol kesehatan dijalankan ketat KPU Samarinda pada tahapan tersebut.

Jumat, 4 September 2020, pukul 14.30 Wita, pasangan bakal calon wali kota/wakil wali kota Samarinda, Andi Harun-Rusmadi Wongso, mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda. Bertempat di Jalan Ir H Juanda Nomor 18, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu. Didampingi perwakilan dari tujuh partai pengusung.

Adapun ketujuh partai pengusung tersebut adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ikut mendampingi Rinda Wahyuni, istri Andi Harun; dan Herly Warsita, istri Rusmadi Wongso.

Protokol kesehatan diterapkan ketat oleh KPU Samarinda. Jumlah orang yang masuk halaman kantor KPU Samarinda juga dibatasi. Selebihnya dipersilakan menunggu dari luar pagar.

Setiap undangan, perwakilan partai koalisi pendukung, petugas keamanan, awak media, dan petugas keamanan TNI/Polri diharuskan mencuci tangan dan diperiksa suhu tubuh sebelum melewati pagar kantor KPU Samarinda. Tidak terkecuali bakal pasangan calon yang mendaftar.

Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, mengatakan bahwa ketatnya protokol kesehatan diterapkan demi menjaga satu dengan lainnya pada masa pandemi. Diterapkan sesuai standar organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Begitupun saat berkas pendaftaran diserahkan pasangan calon. Map folder tahan air berisi syarat pendaftaran sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Samarinda, disemprot cairan disinfektan sebelum diserahkan kepada Ketua KPU Samarinda.

Setelah diserahkan dan dilakukan verifikasi oleh tim verifikator, syarat-syarat yang dilengkapi pasangan calon dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya.

Andi Harun bersyukur atas lolosnya verifikasi berkas pendaftaran. Ada dua syarat yang diserahkan. Yakni persyaratan pencalonan dan persyaratan sebagai calon.

"Sangat optimis. Kami, saya, dan Pak Rusmadi bersama partai pengusung dan pendukung, beserta unsur inisiasi independen dari masyarakat, kami sangat yakin menang," ucap Andi Harun.

"Insya Allah, satu-satunya pasangan calon, yakni saya, Andi Harun dan Pak Rusmadi, yang tidak hanya memajang foto berdua di alat peraga kampanye (APK) agar masyarakat mengenal kami. Penting masyarakat tahu kami. Tapi jauh lebih penting masyarakat tahu program kami. Apa visi misi kami jika masyarakat memberi amanat ini nantinya. Untuk memimpin kota ini,” pungkas Andi Harun. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

Ikuti berita-berita berkualitas dari kaltimkece.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar