Politik

Sampaikan Visi Misi, Bunda Vita Tekankan Peningkatan Sektor Ekonomi

person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 441 Kali
Sampaikan Visi Misi, Bunda Vita Tekankan Peningkatan Sektor Ekonomi

Novita Ikasari telah menyusun berbagai program untuk kemajuan Kukar.

Pengalaman bertarung pada Pileg 2019, mempertemukan Bunda Vita dengan segudang persoalan di Kukar.

Ditulis Oleh: Fachrizal Muliawan
02 Desember 2019

kaltimkece.id Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra Kukar adalah salah satu partai politik yang melakukan penjaringan kontestasi pemilihan kepala daerah Kukar. Sabtu, 30 November 2019, merupakan fase lanjutan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Total 14 pelamar menyampaikan visi dan misi.

Salah bakal calon yang turut berpartisipasi adalah Novita Ika Sari. Dalam penyampaian visi misi yang dihelat di Hotel Grand Fatma, Tenggarong tersebut, Bunda Vita, biasa ia disapa, mengungkapkan dirinya yang baru terjun ke dunia politik. Sebelumnya, selama 28 tahun, dirinya adalah pelaku bisnis.

Di sela bisnis, Bunda Vita juga terjun ke dunia sosial dengan membangun Yayasan Peace and Love Indonesia. Terjunnya perempuan yang juga akademikus tersebut ke kontestasi Pilkada Kukar lantaran melihat cukup banyak fenomena di Kukar. "Mengapa bisa tahu? Pada 2018 lalu saya mengikuti pemilihan legislatif, dan dari 631 titik yang saya datangi, 311 berada di Kukar," ujarnya.

Dia melihat Kukar memiliki potensi yang cukup besar. Terutama dalam hal kesejahteraan. Namun, yang dilihatnya kemiskinan di Kukar relatif merata di 18 kecamatan. "Begitu pula pengangguran, merata di 18 kecamatan," tuturnya.

Oleh karena itu, visi dan misi yang disampaikannya tak lepas dari peningkatan perekonomian dan taraf hidup warga Kukar.

Visi yang dibawanya, mewujudkan Kukar yang maju, sejahtera, berdaya saing tinggi. Terutama di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, pertambangan, serta agrowisata. Tentu dengan pola pembangunan berkelanjutan, berwawasan lingkungan hidup, dan berpegang teguh terhadap adat istiadat serta kearifan lokal.

Untuk mewujudkan visi tersbebut, Bunda Vita telah menyusun berbagai misi. "Saya telah menyiapkan delapan misi," ujarnya.

Delapan hal tersebut di antaranya menciptakan manusia unggul, berkualitas, berdaya saing, berkarakter, serta beriman dan bertakwa. Kedua, menjadikan sektor perekonomian berkelanjutan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan menjadi unggulan daerah. Ketiga, lapangan pekerjaan seluas-luasnya lewat hilirisasi industri agar meningkatkan nilai jual bahan mentah hasil bumi Kukar.

Nah, untuk misi yang keempat, lanjut Bunda Vita, ada kaitan dengan misi ketiga. Setelah terciptanya lapangan pekerjaan akan membuat masyarakat mandiri. Kesempatan kerja terus-menerus diperluas. Misi kelima, mewujudkan masyarakat sehat. Keenam, memberikan kepastian perlindungan keluarga lewat rumah layak dan sehat. Pada misi ketujuh, membangun infrastruktur prioritas menunjang perekonomian. Misi terakhir, memperkuat penyelenggaraan pemerintahan Kukar yang bersih, jujur, dan transparan.

10 Program Emas

Program-program pun tak lepas dari peningkatan perekonomian Kukar. Bunda Vita menyiapkan sepuluh program. Di antaranya, program rumah milik rakyat. Untuk program pertama ini, Bunda Vita mengatakan, rakyat Kukar mesti jadi tuan rumah di daerah sendiri. "Jangan ada lagi warga Kukar yang masih menyewa rumah," ujarnya. Program tersebut akan diwujudkan dengan subsidi rumah untuk rakyat.

Di sektor pendidikan, Bunda Vita menyusun program beasiswa bagi anak didik di Kukar. Tak tanggung-tanggung, beasiswa akan diberikan hingga S2. "Putra-putri terbaik Kukar mesti mendapat pendidikan yang layak," jelasnya.

Untuk lapangan pekerjaan, beberapa program telah disiapkan. Di antaranya, bantuan modal tanpa bunga dan membangun pabrik pengolahan hasil perikanan, pertanian, perkebunan, dan peternakan. Agar memberi nilai tambah terhadap hasil bumi Kukar. Nah, agar hasil bumi yang akan diolah berlimpah perlu diberikan program stimulan. Yakni subsidi pupuk.

Industri kreatif menjadi salah satu perhatiannya. Agar mewujudkan anak muda Kukar yang kreatif perlu dibangun pusat kreativitas yang gunanya menjadi laboratorium kreativitas mereka. "Diharapkan bisa membuka ruang kerja dan peluang pasar," ucapnya.

Untuk kesehatan, Bunda Vita tak hanya memikir kan penanganan penyakit. Dia juga menyiapkan program kesehatan dari rumah. Untuk penanganan penyakit, akan ditingkatkan puskesmas rawat inap. Bahkan akan dibuat hingga tingkat desa. Sementara itu, untuk kesehatan dari rumah warga, Bunda Vita merencanakan program pemerataan air bersih. Juga subsidi BPJS untuk meringankan beban warga.

Seperti disebutkan sebelumnya, Bunda Vita telah menyambangi 311 titik di Kukar. Akses jalan tidak merata. Untuk itu disiapkan program semenisasi jalan se-Kukar. "Agar akses dari satu kecamatan ke kecamatan lain, bahkan ke pusat pemerintahan kabupaten lebih baik," jelasnya.

Usai menyampaikan sepuluh visi-misi serta program kerja, Bunda Vita menuturkan, dirinya tak ingin melayangkan kritik ke Pemkab Kukar yang sedang berjalan. "Karena itu bukan ranah saya," ujarnya.

Dia melanjutkan, bila ada yang bertanya kenapa ekonomi menjadi fokusnya, Bunda Vita menjelaskan, seluruh kegiatan mulai sosial, budaya, hingga politik tak akan terwujud apabila perekonomian terseok-seok. Bila kemudian ada yang mempertanyakan tingkat keberhasilan program kerja yang disusunnya, Bunda Vita menegaskan, sepuluh program tadi telah dilaksanakannya di Berau, lewat perusahaan yang dimilikinya. Dia menyebut, tidak berani membuat program kerja apabila belum pernah dilakukannya. "Memimpin sebuah daerah bukan ajang coba-coba. Saya tak pandai berjanji. Namun bisa menepati janji," kuncinya.

Diwawancara terpisah, Ketua Tim Penjaringan Partai Gerindra untuk Pilbup Kukar Joseph menuturkan, menjelaskan pemaparan visi-misi bertujuan mengetahui sejauh mana program, ide, dan gagasan para kandidat bakal calon. "Dan melihat sejauh mana kompetensi para kandidat bakal calon dalam hal public speaking," terangnya.

Selain Bunda, Vita kandidat lain yang menyampaikan visi-misi di antaranya Darlis Patolongi, Rudiansyah, Seno Adji, Awang Yacoub Luthman, Marwan, Gufron Yusuf-Ida Prahastuty, Adnan Sulaiman, Saiful, Saifudin Marzuki, Abu Ali, Edy Damansyah, dan Surpani Sulaiman.

Tim penjaringan menghadirkan panelis mantan Rektor Unikarta Dr Sabran. Dan Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim Andi Harun. Dalam pemaparan visi-misi, Joseph menjelaskan, akan memberi ruang seluas-luasnya kepada para calon. Sehingga Partai Gerindra bisa melihat bagaimana para kandidat saat memimpin Kukar kedepan. Terlebih Kukar menjadi bagian dari IKN baru. Setelah ini, nama-nama yang telah menyampaikan visi-misi akan diserahkan ke DPP Gerindra. "Kemungkinan Januari 2020, sudah ada nama bakal calon yang akan kami usung," kuncinya. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar