Politik

Wawali Baru Samarinda Langsung Dapat PR Atasi Banjir

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 555 Kali
Wawali Baru Samarinda Langsung Dapat PR Atasi Banjir

Barkati (kiri) dipilih 35 dari 45 anggota DPRD Samarinda. (Arditya Abdul Aziz/kaltimkece.id)

Kursi wakil wali kota yang berbulan-bulan kosong segera terisi. Nama penerus Nusyirwan Ismail sudah didapatkan.

Ditulis Oleh: Arditya Abdul Azis
26 Juli 2019

kaltimkece.id Kamis, 25 Juli 2019, pengisi posisi Wakil Wali Kota Samarinda terjawab. Setelah ditinggal mendiang Nusyirwan Ismail, kursi orang nomor dua di Ibu Kota Kaltim jadi milik Barkati.

Penetapan wawali pengganti dilakukan lewat pemilihan anggota DPRD Samarinda. Ditetapkan satu dari dua nama yang diusung tiga partai koalisi Jaanur Jilid II yang pada Pilwali 2015 membawa Syaharie Jaang dan Nuysirwan Ismail sebagai pemenang.

Pemilihan Wawali Samarinda dituangkan dalam Rapat Paripurna Masa Sidang II Tahun 2019. Dipimpin Wakil Ketua DPRD Samarinda, Siswadi. Calon wawali adalah Arif Kurniawan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nomor urut 01. Sedangkan urutan 02 adalah Barkati dari Partai Demokrat. Pemilihan diikuti seluruh 45 anggota DPRD Samarinda. Setelah pemungutan berlangsung, mayoritas suara didominasi Barkati. Mantan birokrat tersebut mengantongi 35 suara.

Dengan demikian, Barkati akan mendampingi Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang sampai berakhirnya periode kepemimpinan pada Februari 2021. Menurut jadwal yang ditetapkan KPU RI, Pilwali Samarinda dilaksanakan 23 September 2020.

"Perasaan senang dan terharu. Alhamdulillah, masyarakat yang diwakili anggota DPRD Samarinda mengamanahkan kepada saya. Inilah yang menjadi tolok ukur dari apa yang selama ini saya bangun dengan teman-teman di DPRD," ucap Bakarti setelah ditetapkan sebagai pemenang.

Meraih suara mayoritas anggota DPRD Samarinda tak hanya menempatkan Barkati di kursi orang nomor dua Kota Tepian. Tapi juga membawa pemimpin ormas tersebut bertindak sebagai petahana pada Pilwali 2020. Barkati membuka peluang untuk kembali bertarung.

"Politik itu dinamis. Saya hanya menjalankan apa yang ada dan yang akan datang. Kemauan ada. Tapi kita lihat lagi bagaimana situasi politik," sebutnya.

Kursi Wawali Samarinda kosong sejak Nusyirwan Ismail meninggal dunia 27 Februari 2018 pada usia 58 tahun. Nusyirwan drop kesehatannya ketika melakukan sosialisasi dalam kapasitas sebagai calon wakil gubernur Kaltim pada Pilgub 2018. Nusyirwan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie setelah beberapa hari perawatan.

Atasi Banjir

Viktor Yuan, ketua DPC Partai Demokrat Samarinda, berterima kasih atas kepercayaan anggota DPRD dan partai koalisi yang memilih Barkati. Hasil pemungutan suara di luar perkiraan. Semula ditarget 70 persen. Realitanya diraih 78 persen. "Yang jelas Demokrat 100 persen memilih Pak Barkati,” sebutnya. Viktor berharap Barkati mampu mendampingi Syaharie Jaang pada sisa masa jabatan. Menyelesaikan visi misi Jaanur Jilid II. "Terutama masalah banjir. Fokus pada akhir masa jabatan Pak Jaang terkait masalah banjir. Pak barkati harus Kerja keras karna itu tugas pokoknya," pungkas Viktor.

10 Suara Sudah Luar Biasa

Arif Kurniawan yang menjadi rival Barkati mengakui kekalahannya sudah terprediksi. Ia menyadari Barkati adalah lawan yang kuat. Ia menyikapi positif perolehan suaranya. "Hanya empat kursi PKS di DPRD Samarinda tapi bisa mendapatkan 10 suara. Itu berarti luar biasa. Saya juga tidak menduga," sebut Arif.

Sekretaris DPW PKS Kaltim itu mengapresiasi keputusan mayoritas anggota DPRD Samarinda yang memilih Barkati. Ia berharap wawali terpilih mampu membantu Syaharie Jaang menuntaskan permasalahan Samarinda. "Masyarakat membutuhkan orang nomor dua yang bisa membantu Pak Jaang mengatasi problematika kota. Situasi semakin berat. Terutama jika ke depan Kaltim dijadikan ibu kota negara," tambahnya.

Nama Barkati sebagai wawali Samarinda selanjutnya diajukan tim pansel untuk melakukan pelantikan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Kaltim. Diharapkan terealisasi pada awal Agustus 2019. (*)

 

Editor: Bobby Lolowang

folder_openLabel
shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar