Samarinda

Program TMMD Wujudkan Jalan Penyambung Dua Kelurahan di Samarinda

person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 624 Kali
Program TMMD Wujudkan Jalan Penyambung Dua Kelurahan di Samarinda

Aparat gabungan meninjau lokasi yang bakal dibangun jalan penghubung Rawa Makmur-Handil Bakti di Samarinda. FOTO: GIARTI-KALTIMKECE.ID

Jalan tersebut sudah dinantikan selama belasan tahun. Program TMMD bahkan memberikan lebih dari itu.

Ditulis Oleh: Giarti Ibnu Lestari
Kamis, 13 Oktober 2022

kaltimkece.id Aparat gabungan tengah membangun jalan sepanjang 1.520 meter dengan lebar 5 meter di Samarinda. Jalan tersebut akan menghubungkan Kelurahan Rawa Makmur dengan Kelurahan Handil Bakti di Kecamatan Palaran. Pembangunan ini digagas TNI melalui Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115.

Selasa, 11 Oktober 2022, di lapangan SD 001 Palaran, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, membuka Program TMMD ke-115. Turut hadir Komandan Resor Militer 091/Aji Surya Natakesuma, Brigadir Jenderal TNI Dandi Suryadi; dan Komandan Distrik Militer 0901/Samarinda, Kolonel Arm Novi Herdian. Ada pula Kepala Kepolisian Resor Kota Samarinda, Komisaris Besar Polisi Ary Fadli; dan Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono.

Usai TMMD ke-115 dibuka, mereka meninjau lokasi yang akan dibangun jalan penghubung Rawa Makmur-Handil Bakti. Mereka ke sana menggunakan sepeda motor trail.

Kepada kaltimkece.id, Wali Kota Andi Harun mengatakan, jalan penghubung Rawa Makmur-Handil Bakti sudah dinantikan selama belasan tahun. Oleh sebab itu, ia mendukung Program TMMD ke-115. Lewat program ini pembangunan jalan tersebut akan lebih murah dan cepat.

“Kalau program ini ada setiap tahun, Pemkot Samarinda akan mendukung terus. Pokoknya, kemanunggalan TNI, rakyat, dan pemerintah harus kita tingkatkan,” ucapnya.

Pembangunan jalan penghubung Rawa Makmur-Handil Bakti melibatkan personel gabungan TNI Angkatan Darat, Polri, Pemkot Samarinda, dan masyarakat umum. Atas terselenggaranya Program TMMD di Samarinda, Andi Harun mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar TNI, Polri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan ini.

“Bersama-sama kita tingkatkan solidaritas, kolaborasi, dan sinergi agar ini menjadi sumbangan kita kepada bangsa dan NKRI,” ujar Wali Kota.

Sementara itu, Brigjen TNI Dandi Suryadi menjelaskan, upaya TNI membangun jalan ini bukan untuk mengambil pekerjaan orang lain melainkan menjalankan tugas TNI. Mengingat, Program TMMD merupakan implementasi dari sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).

“Sishankamrata itu amanat dari UUD pasal 30. Fungsi negara itu ada dua. Pertama, melindungi warganya. Kedua, memajukan kesejahteraan umum,” terang Dandi Suryadi. “Jadi, kemanunggalan TNI dan rakyat itu prasyarat utama terlaksananya sishankamrata. Kami membantu Pak Wali Kota dalam pembangunan sehingga masyarakat makin sejahtera, senang, dan dekat dengan TNI.”

Infografik Program TMMD ke-115 tengah berlangsung di Samarinda.
DESAIN GRAFIS: MUHAMMAD IMTIAN NAUVAL-KALTIMKECE.ID

 

TMMD ke-115 di Samarinda akan berlangsung selama 30 hari, 11 Oktober hingga 9 November 2022. Kolonel Arm Novi Herdian menyebut, pelaksanaan TMMD ini melibatkan 150 personel TNI-Polri. Sebanyak 25 warga sipil juga dilibatkan. Selain meningkat kualitas jalan sepanjang 1.520 meter, mereka juga akan membangun tembok penahan tanah sepanjang 2.215 meter dan tiga jembatan.

“Tiga objek ini akan menjadi satu kesatuan yang menghubungkan Kelurahan Rawa Makmur dan Kelurahan Handil Bakti,” jelas Novi Herdian.

Selain ketiga objek tersebut, dalam Program TMMD, juga akan dibangun musala di Jalan Jember Baru, Handil Bakti. Kemudian merehabilitasi sebuah rumah di Rawa Makmur dan Handil Bakti, serta memperbaiki pos kamling di Rawa Makmur. Pos kamling di kelurahan tersebut juga akan ditambah.

Ada juga kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, hingga kesehatan. Kegiatan-kegiatan ini merupakan bagian dari 12 program kerja sama TNI dengan kementerian. “Kami juga akan mengadakan kegiatan sosial seperti sunatan masal, bazar murah, pelayanan SIM keliling, vaksinasi, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah,” tambah Novi Herdian. (*)

shareBagikan Artikel Ini


Artikel Terkait


Tinggalkan Komentar